LP Ma'arif NU Instruksikan Tarik Buku yang Distorsi Sejarah Pendirian NU
Tim langit 7
Rabu, 31 Juli 2024 - 10:00 WIB
ilustrasi
Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memerintahkan penarikan Buku Pelajaran Ahlussunnah Waljamaah "Ke-NU-an" Jilid I untuk Kelas 2 yang diterbitkan RMI PCNU Kabupaten Tegal.
Instruksi itu disampaikan melalui Surat Nomor 635/PP/SU/LPM-NU/VII/2024 yang ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU PBNU H Muhammad Ali Ramdhani dan H Harianto Oghie pada Ahad (28/7/2024).
Hal itu ditujukan Satuan Pendidikan Ma'arif NU beserta Ketua Lembaga Pendidikan Ma'arif NU di tingkat Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Indonesia.
Instruksi itu merupakan langkah tindak lanjut Keputusan Rapat Pleno PBNU tanggal 27-28 Juli 2024 di Jakarta, berkaitan dengan beredarnya buku tersebut.
Baca juga:Arab Saudi Ijinkan Kepemilikan Asing 100 di Semua Sektor Bisnis
Penarikan itu dilakukan mengingat adanya distorsi sejarah pendirian Nahdlatul Ulama. Karenanya, upaya itu dilakukan sebagai ikhtiar menghindarkan beredarnya pemahaman yang keliru dan salah paham di tengah- tengah santri dan siswa-siswi Ma'arif NU.
Oleh karena itu, LP Ma'arif NU PBNU menginstruksikan tujuh hal melalui surat sebagaimana dimaksud di atas berikut.
Instruksi itu disampaikan melalui Surat Nomor 635/PP/SU/LPM-NU/VII/2024 yang ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU PBNU H Muhammad Ali Ramdhani dan H Harianto Oghie pada Ahad (28/7/2024).
Hal itu ditujukan Satuan Pendidikan Ma'arif NU beserta Ketua Lembaga Pendidikan Ma'arif NU di tingkat Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Indonesia.
Instruksi itu merupakan langkah tindak lanjut Keputusan Rapat Pleno PBNU tanggal 27-28 Juli 2024 di Jakarta, berkaitan dengan beredarnya buku tersebut.
Baca juga:Arab Saudi Ijinkan Kepemilikan Asing 100 di Semua Sektor Bisnis
Penarikan itu dilakukan mengingat adanya distorsi sejarah pendirian Nahdlatul Ulama. Karenanya, upaya itu dilakukan sebagai ikhtiar menghindarkan beredarnya pemahaman yang keliru dan salah paham di tengah- tengah santri dan siswa-siswi Ma'arif NU.
Oleh karena itu, LP Ma'arif NU PBNU menginstruksikan tujuh hal melalui surat sebagaimana dimaksud di atas berikut.