home edukasi & pesantren

Ramai Gunakan Joki Skripsi, Siapa yang Salah?

Kamis, 01 Agustus 2024 - 17:00 WIB
Guru besar UI, Rhenald Kasali.
Jasa joki telah merebak ke berbagai sektor kehidupan sehari-hari. Termasuk salah satunya joki menyusun skripsi, yang sebenarnya telah lama dilakukan.

Prof Rhenald Kasali menuangkan pendapatnya soal ini. Menurutnya joki skripsi adalah kesalahan besar dan segera harus diatasi.

“Di mana salahnya? Pertama, skripsi dibuat untuk menuangkan pikiran kita (mahasiswa, red) supaya bisa berpikir secara sitematis tidak ruwet dan ini harus dibimbing oleh dosennya,” imbuh Rhenald Kasali dalam sebuah video dilihat Kamis (1/8/2024).

Guru Besar Universitas Indonesia itu menambahkan, saat menyusun skripsi adalah masa-nya mahasiswa mengembangkan ide gagasan dan menjadi diri sendiri secara otentik, sebab skripsi dan karya ilmiah lainnya yang telah dibuat sudah banyak sekali.

“Jadi kita harus bikin sesuatu yang beda, belum pernah ditulis sebelumnya. Barangakali malah ini gagasan yang penting.”

Menyoroti soal joki skripsi, Rhenald Kasali menilai hal ini bukan sepenuhnya salah mahasiswa melainkan dosennya juga.

“Mungkin dosen tidak bisa membimbing dengan baik, dosen harus bertemu secara rutin dengan mahasiswa jadi bisa diperbaiki sedikit demi sedikit,” tuturnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya