Ketegangan Memanas: Maskapai Dunia Hindari Wilayah Udara Timur Tengah
Nabil
Sabtu, 03 Agustus 2024 - 17:36 WIB
Ketegangan Memanas: Maskapai Dunia Hindari Wilayah Udara Timur Tengah
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Maskapai penerbangan global menghindari wilayah udara Iran dan Lebanon serta membatalkan penerbangan ke Israel dan Lebanon karena meningkatnya kekhawatiran akan konflik di kawasan tersebut setelah tewasnya anggota senior kelompok militan Hamas dan Hezbollah pekan ini.
Singapore Airlines berhenti terbang melewati wilayah udara Iran pada Jumat dini hari dan kini menggunakan rute alternatif, menyatakan keselamatan sebagai prioritas utama mereka.
Data Flightradar24 menunjukkan EVA Air dan China Airlines dari Taiwan juga tampaknya menghindari wilayah udara Iran untuk penerbangan ke Amsterdam pada hari Jumat, yang sebelumnya terbang di atas Iran.
Kedua maskapai tersebut belum segera menanggapi permintaan komentar mengenai perubahan rute ini.
Dalam sebuah buletin, OPSGROUP, organisasi berbasis keanggotaan yang membagikan informasi risiko penerbangan, menyarankan lalu lintas antara Asia dan Eropa untuk menghindari wilayah udara Iran dan Irak. Hal ini disampaikan sehari setelah sumber-sumber memberitahu Reuters bahwa pejabat tinggi Iran akan bertemu dengan perwakilan sekutu regional Iran dari Lebanon, Irak, dan Yaman untuk membahas kemungkinan pembalasan.
Banyak maskapai, termasuk maskapai AS dan Eropa, sudah menghindari penerbangan di atas Iran, terutama sejak serangan rudal dan drone timbal balik pada April lalu antara Iran dan Israel.
Flightradar24 menunjukkan bahwa penerbangan Singapore Airlines ke London Heathrow pada Jumat dini hari melewati utara Iran melalui Turkmenistan dan Azerbaijan, alih-alih melintasi Iran seperti yang dilakukan sehari sebelumnya.
Singapore Airlines berhenti terbang melewati wilayah udara Iran pada Jumat dini hari dan kini menggunakan rute alternatif, menyatakan keselamatan sebagai prioritas utama mereka.
Data Flightradar24 menunjukkan EVA Air dan China Airlines dari Taiwan juga tampaknya menghindari wilayah udara Iran untuk penerbangan ke Amsterdam pada hari Jumat, yang sebelumnya terbang di atas Iran.
Kedua maskapai tersebut belum segera menanggapi permintaan komentar mengenai perubahan rute ini.
Dalam sebuah buletin, OPSGROUP, organisasi berbasis keanggotaan yang membagikan informasi risiko penerbangan, menyarankan lalu lintas antara Asia dan Eropa untuk menghindari wilayah udara Iran dan Irak. Hal ini disampaikan sehari setelah sumber-sumber memberitahu Reuters bahwa pejabat tinggi Iran akan bertemu dengan perwakilan sekutu regional Iran dari Lebanon, Irak, dan Yaman untuk membahas kemungkinan pembalasan.
Banyak maskapai, termasuk maskapai AS dan Eropa, sudah menghindari penerbangan di atas Iran, terutama sejak serangan rudal dan drone timbal balik pada April lalu antara Iran dan Israel.
Flightradar24 menunjukkan bahwa penerbangan Singapore Airlines ke London Heathrow pada Jumat dini hari melewati utara Iran melalui Turkmenistan dan Azerbaijan, alih-alih melintasi Iran seperti yang dilakukan sehari sebelumnya.