home global news

Tegang! AS Kerahkan Kapal Perang ke Israel, Antisipasi Serangan Balas Dendam Iran

Selasa, 06 Agustus 2024 - 06:55 WIB
Tegang! AS Kerahkan Kapal Perang ke Israel, Antisipasi Serangan Balas Dendam Iran
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Amerika Serikat telah memindahkan setidaknya dua kapal perusak yang sudah berada di Timur Tengah lebih dekat ke Israel. Washington masih belum jelas tentang waktu pembalasan Iran yang diperkirakan akan terjadi atas pembunuhan pemimpin senior Hamas di Tehran pekan lalu.

Presiden AS Joe Biden juga memimpin pertemuan dengan tim keamanan nasionalnya di Situation Room pada hari Senin untuk membahas perkembangan terbaru di Timur Tengah. Pejabat AS tidak dapat memperkirakan kapan Iran dan sekutunya di Lebanon, Irak, Yaman, atau Suriah mungkin akan melakukan serangan terhadap Israel untuk membalas pembunuhan Ismail Haniyeh dari Hamas dan komandan senior Hezbollah beberapa jam sebelumnya.

Berbeda dengan pembalasan Iran terhadap Israel pada April lalu atas serangan mematikan ke fasilitas diplomatik di Suriah, Tehran kali ini tidak banyak memberikan petunjuk tentang waktu atau jenis pembalasan yang direncanakan. Masih belum jelas juga apakah apa yang disebut 'poros perlawanan' akan melakukan operasi terkoordinasi atau melakukan respons terpisah.

Pada Senin malam, seorang pejabat pertahanan AS mengatakan bahwa beberapa warga Amerika terluka dalam serangan roket yang diduga dilakukan terhadap pasukan AS dan Koalisi di Pangkalan Udara Al-Assad di Irak. "Indikasi awal menunjukkan beberapa personel AS terluka. Personel pangkalan sedang melakukan penilaian kerusakan pasca-serangan," kata pejabat tersebut kepada Al Arabiya English.

Pemindahan USS Cole dan USS Laboon dari Teluk Oman ke Laut Merah terjadi setelah perintah Pentagon pada hari Jumat untuk mengerahkan jet tempur tambahan bersama dengan kapal penjelajah dan perusak berkemampuan pertahanan rudal balistik tambahan ke Eropa dan Timur Tengah sebagai respons terhadap ancaman baru-baru ini.

Menteri Pertahanan Lloyd Austin juga memerintahkan kapal induk USS Abraham Lincoln dan kelompok serangannya untuk menggantikan Kelompok Serangan Kapal Induk USS Theodore Roosevelt guna mempertahankan kehadiran kelompok serangan di wilayah tersebut.

Pentagon juga mengambil langkah-langkah untuk mempersiapkan pengerahan sistem BMD berbasis darat tambahan dan mengirim skuadron jet tempur lainnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya