LANGIT7.ID-, Teheran -
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menepis rumor bahwa ia berencana untuk mundur, menyusul rumor yang berembus kencang sejak beberapa hari lalu. Ia menyatakan akan tetap menjabat dan melanjutkan tugasnya.
Tak hanya itu,
Pezeshkian juga membantah adanya perbedaan pendapat antara pemerintahannya dan Pemimpin Revolusi Islam,
Mojtaba Khamenei.
Dalam sebuah wawancara televisi yang menandai peringatan masa jabatannya, cuplikannya dirilis pada hari Selasa menjelang penayangan di Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), Pezeshkian menegaskan bahwa pemerintahannya berkoordinasi sepenuhnya dengan Angkatan Bersenjata Iran.
"Kami berkoordinasi sepenuhnya dengan angkatan militer," ujar sang presiden, mengutip media resmi pemerintah Iran, Tasnim, Kamis (6/8/2026).
Baca juga: Bersitegang dengan Pemimpin Tertinggi, Presiden Iran 28 Kali Ancam Mundur dari JabatanMenanggapi spekulasi mengenai pengunduran dirinya, Pezeshkian dengan tegas membantah rumor tersebut.
"Jika saya memutuskan untuk mundur, saya akan mengumumkannya sendiri. Namun, saya tidak akan mundur dan akan tetap teguh," ujarnya.
Presiden menambahkan bahwa ada pihak-pihak yang berupaya menciptakan kesan adanya perbedaan antara pemerintahannya dan Pemimpin Revolusi Islam
Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul beredarnya rumor mengenai pengunduran diri Pezeshkian dalam beberapa hari terakhir.
Baca juga: Cegah Konflik Membesar, Mojtaba Khamenei Bantah Terima Surat Pengunduruan Diri Presiden IranSebelumnya, Deputi Bidang Informasi dan Komunikasi di Kantor Kepresidenan, Mohammad Mahdi Tabatabaei menepis laporan tersebut dengan menyebutnya tidak berdasar dan kebohongan belaka.
Ia mengecam keras kelompok ekstremis politik yang menyebarkan rumor tersebut sebagai upaya untuk melemahkan persatuan nasional dan melayani kepentingan musuh-musuh Iran.
(lsi)