LANGIT7.ID-, Teheran - Kantor Pemimpin Revolusi Islam di Iran menepis sebuah klaim yang beredar luas, mengenai dugaan reaksi
Mojtaba Khamenei terhadap surat dari
Presiden Iran Masoud Pezeshkian, terkait pengunduran dirinya.
Mereka menungkapkan bahwa klaim yang baru-baru ini muncul mengenai dugaan tanggapan
Mojtaba Khamenei terhadap surat dari Pezeshkian, maupun beredarnya sejumlah kutipan yang dikaitkan dengan Mojtaba di media sosial telah menimbulkan kebingungan publik dan memicu perpecahan di tengah masyarakat.
Semua itu dibantah, seraya menegaskan bahwa satu-satunya sumber resmi untuk memublikasikan pesan, berita, dan pernyataan terkait Mojtaba Khamenei adalah situs web resmi Kantor Pemimpin serta situs web Kantor Pelestarian dan Publikasi Karya-karya Pemimpin (Office for Preservation and Publication of the Leader's Works).
Pernyataan itu menekankan bahwa materi apa pun yang diterbitkan di luar saluran-saluran resmi tersebut "tidak memiliki keaslian dan validitas." Sebagaimana melansir media resmi Iran, Tasnim, Kamis (6/8/2026).
Baca juga: Bersitegang dengan Pemimpin Tertinggi, Presiden Iran 28 Kali Ancam Mundur dari JabatanKantor tersebut lebih lanjut menyatakan bahwa Sang Pemimpin secara konsisten menekankan, termasuk dalam pesan terbarunya, tentang pentingnya menjaga "persatuan suci" bangsa serta menghormati para pejabat dan pelayan yang berdedikasi bagi tatanan Islam, khususnya jajaran pemerintahan yang dihormati.
Menurut pernyataan tersebut, segala konten yang bertentangan dengan imbauan berulang Pemimpin Tertinggi, baik dengan memicu perpecahan di masyarakat maupun melontarkan tuduhan palsu terhadap para pejabat, hanya melayani tujuan pihak-pihak yang berniat buruk dan musuh bebuyutan bangsa Iran.
Oleh karena itu, pernyataan tersebut menegaskan bahwa unggahan media sosial yang mengklaim menggambarkan reaksi Pemimpin Tertinggi terhadap surat presiden adalah sepenuhnya keliru dan bertentangan dengan kenyataan.
Pernyataan resmi dari Kantor Pemimpin Tertinggi Iran tersebut muncul setelah seorang ulama, Mohammad Baqer Kharrazi, mengklaim dalam sebuah video yang beredar di media sosial bahwa
Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei telah memberikan peringatan resmi dan terbuka: jika
Pezeshkian kembali mengajukan pengunduran diri, pengunduran diri tersebut akan diterima.
Kharrazi juga menuding bahwa Pezeshkian telah mengajukan atau mengancam akan mengajukan pengunduran dirinya sebanyak 28 kali.
Baca juga: Presiden Iran Akhirnya Bertemu Mojtaba Khamenei, Secara Sembunyi dan Sangat Singkat(lsi)