Kangen Zainuddin MZ: Semakin Berkualitas Iman, Makin Hebat Ujiannya
Ahmad zuhdi
Kamis, 09 September 2021 - 19:36 WIB
Ilustrasi mengatasi persoalan hidup seperti halnya sabar dalam menyusun bongkahan puzzle. Foto: Langit7.id/iStock
Ummat manusia yang mengklaim diri mereka beriman kepada Allah SWT, sejatinya tidak akan lepas dari ujian keimanan. Dalam Surat Al-Ankabut ayat dua Allah mengatakan, bakal menguji kadar dan keimanan seorang mukmin sebagaimana mereka mengaku beriman.
اَحَسِبَ النَّاسُ اَنْ يُّتْرَكُوْٓا اَنْ يَّقُوْلُوْٓا اٰمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُوْنَ
"Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, 'Kami telah beriman' dan mereka tidak diuji?" (QS: Al-Ankabut ayat 2)
"Timbul pertanyaan, mengapa orang beriman yang justru diuji Allah Subhanahu wa Ta'ala(SWT). Logikanya simpel saja, anak yang tidak sekolah tidak mungkin ikut ujian, semakin tinggi kelasnya, semakin tinggi soalnya," demikian tutur almarhum Kiai Haji (KH) Zainudin MZ dalam salah satu cuplikan ceramahnya, dikutip Rabu (8/9/2021).
Baca Juga:Kangen Zainuddin MZ: Makhluk Selalu Siap Taat kepada Allah
Demikian pula dalam kehidupan beragama. Semakin tinggi kualitas keimanan seseorang, makin tinggi pula kualitas ujiannya. Nabi SAW bersabda, sesungguhnya ujian paling berat adalah yang diberikan kepada para nabi, di bawah itu para wali Allah, kemudian ulama, dan seterusnya di bawah para ulama.
"Jadi semakin teguh kita berpegang pada ajaran agama, maka semakin berat ujian dan cobaan yang kita hadapi dalam kehidupan kita," ujarnya.
اَحَسِبَ النَّاسُ اَنْ يُّتْرَكُوْٓا اَنْ يَّقُوْلُوْٓا اٰمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُوْنَ
"Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, 'Kami telah beriman' dan mereka tidak diuji?" (QS: Al-Ankabut ayat 2)
"Timbul pertanyaan, mengapa orang beriman yang justru diuji Allah Subhanahu wa Ta'ala(SWT). Logikanya simpel saja, anak yang tidak sekolah tidak mungkin ikut ujian, semakin tinggi kelasnya, semakin tinggi soalnya," demikian tutur almarhum Kiai Haji (KH) Zainudin MZ dalam salah satu cuplikan ceramahnya, dikutip Rabu (8/9/2021).
Baca Juga:Kangen Zainuddin MZ: Makhluk Selalu Siap Taat kepada Allah
Demikian pula dalam kehidupan beragama. Semakin tinggi kualitas keimanan seseorang, makin tinggi pula kualitas ujiannya. Nabi SAW bersabda, sesungguhnya ujian paling berat adalah yang diberikan kepada para nabi, di bawah itu para wali Allah, kemudian ulama, dan seterusnya di bawah para ulama.
"Jadi semakin teguh kita berpegang pada ajaran agama, maka semakin berat ujian dan cobaan yang kita hadapi dalam kehidupan kita," ujarnya.