Cacar Monyet Mewabah, WHO Segera Bentuk Komite Darurat
Lusi mahgriefie
Jum'at, 09 Agustus 2024 - 17:00 WIB
ilustrasi
Monkeypox (Mpox) atau cacar monyet adalah penyakit yang disebabkan virus monkeypox. Pada asalnya, penyakit ini adalah penyakit zoonosis, yang berarti ditularkan dari hewan ke manusia. Kini penyebaran virus tersebut makin meluas dan dikhawatirkan berpotensi jadi darurat internasional.
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, ia akan mengadakan komite darurat guna mendapat masukan mengenai cacar monyet terbaru di sebuah negara Afrika, apakah nantinya dapat mewakili keadaan darurat internasional atau tidak.
“Mengingat penyebaran #mpox di luar #DRC (Republik Demokratik Kongo), dan potensi penyebaran internasional lebih lanjut di dalam dan di luar Afrika, saya telah memutuskan untuk mengadakan Komite Darurat di bawah Peraturan Kesehatan Internasional untuk memberi saya saran, apakah wabah ini mewakili keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional,” tulisnya melalui X.
Baca juga:Kenali Gejala, Penularan & Pencegahan Cacar Monyet Supaya Tidak Kena
Komite ini akan bertemu secepat mungkin, lanjut Ghebreyesus. Terdiri atas para ahli independen dari seluruh dunia yang bekerja di berbagai disiplin ilmu yang relevan.
Melansir berita Antara, menurut data yang disediakan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika, 15.074 kasus Mpox (2.853 terkonfirmasi; 12.221 diduga) dan 461 kematian telah tercatat di 12 negara anggota Uni Afrika dalam delapan bulan terakhir.
Data tersebut menandakan peningkatan 160 persen dalam kasus, dan peningkatan 19 persen dalam kematian pada tahun 2024 dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023.
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, ia akan mengadakan komite darurat guna mendapat masukan mengenai cacar monyet terbaru di sebuah negara Afrika, apakah nantinya dapat mewakili keadaan darurat internasional atau tidak.
“Mengingat penyebaran #mpox di luar #DRC (Republik Demokratik Kongo), dan potensi penyebaran internasional lebih lanjut di dalam dan di luar Afrika, saya telah memutuskan untuk mengadakan Komite Darurat di bawah Peraturan Kesehatan Internasional untuk memberi saya saran, apakah wabah ini mewakili keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional,” tulisnya melalui X.
Baca juga:Kenali Gejala, Penularan & Pencegahan Cacar Monyet Supaya Tidak Kena
Komite ini akan bertemu secepat mungkin, lanjut Ghebreyesus. Terdiri atas para ahli independen dari seluruh dunia yang bekerja di berbagai disiplin ilmu yang relevan.
Melansir berita Antara, menurut data yang disediakan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika, 15.074 kasus Mpox (2.853 terkonfirmasi; 12.221 diduga) dan 461 kematian telah tercatat di 12 negara anggota Uni Afrika dalam delapan bulan terakhir.
Data tersebut menandakan peningkatan 160 persen dalam kasus, dan peningkatan 19 persen dalam kematian pada tahun 2024 dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023.