Keistimewaan Doa Nabi Yunus AS: Merdeka dari Kesulitan dan Kegelapan
Esti setiyowati
Rabu, 14 Agustus 2024 - 13:00 WIB
ilustrasi
Teladan umat Islam, Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wassalam menganjurkan untuk memperbanyak dzikir saat ditimpa kesulitan dalam hidup.
Salah satu dzikir yang diperintahkan Rasulullah SAW untuk dibaca adalah doa Nabi Yunus alaihissalam. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda dalam sebuah hadis,
دعوةُ ذي النُّونِ إذ دعا وهو في بطنِ الحوتِ لا إلهَ إلَّا أنتَ سبحانَك إنِّي كنتُ من الظالمينَ فإنَّه لم يدعُ بها رجلٌ مسلمٌ في شيءٍ قطُّ إلَّا استجاب اللهُ له
“Doa Nabi Yunus ‘alaihissalam tatkala beliau terperangkap di perut ikan adalah “laa ilaaha illa anta subhaanaka inni kuntu minadz dzaalimiin”. Sungguh, tidaklah seorang muslim membacanya terus menerus, kecuali Allah akan kabulkan keinginannya.” (HR. At-Tirmidzi no. 3505).
Doa Nabi Yunus berawal dari saat beliau diperintahkan Allah SWT untuk menyebarkan agama Islam dan membimbing masyarakat Nineveh. Namun saat itu, masyarakat Nineveh tidak menerima ajaran Nabi Yunus dan mengabaikannya.
Baca juga:Harta Simpanan Wajib Mengeluarkan Zakat? Berikut Penjelasannnya
Sikap masyarakat Nineveh membuat Nabi Yunus marah hingga ia memutuskan untuk meninggalkan kota tersebut tanpa menunggu perintah dari Allah SWT.
Salah satu dzikir yang diperintahkan Rasulullah SAW untuk dibaca adalah doa Nabi Yunus alaihissalam. Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda dalam sebuah hadis,
دعوةُ ذي النُّونِ إذ دعا وهو في بطنِ الحوتِ لا إلهَ إلَّا أنتَ سبحانَك إنِّي كنتُ من الظالمينَ فإنَّه لم يدعُ بها رجلٌ مسلمٌ في شيءٍ قطُّ إلَّا استجاب اللهُ له
“Doa Nabi Yunus ‘alaihissalam tatkala beliau terperangkap di perut ikan adalah “laa ilaaha illa anta subhaanaka inni kuntu minadz dzaalimiin”. Sungguh, tidaklah seorang muslim membacanya terus menerus, kecuali Allah akan kabulkan keinginannya.” (HR. At-Tirmidzi no. 3505).
Doa Nabi Yunus berawal dari saat beliau diperintahkan Allah SWT untuk menyebarkan agama Islam dan membimbing masyarakat Nineveh. Namun saat itu, masyarakat Nineveh tidak menerima ajaran Nabi Yunus dan mengabaikannya.
Baca juga:Harta Simpanan Wajib Mengeluarkan Zakat? Berikut Penjelasannnya
Sikap masyarakat Nineveh membuat Nabi Yunus marah hingga ia memutuskan untuk meninggalkan kota tersebut tanpa menunggu perintah dari Allah SWT.