Sontek 5 Love Language Rasulullah SAW, Jaminan Rumah Tangga Jauh dari Kekerasan
Esti setiyowati
Kamis, 15 Agustus 2024 - 04:00 WIB
ilustrasi
Istilah love language belakangan menjadi perbincangan dan tren di kalangan milenial. Love language sendiri diartikan sebagai bahasa cinta.
Dalam artian luas, love language adalah cara seseorang mengharapkan dan mengekspresikan rasa cinta dan kasih sayang pada orang lain.
Saat menyinggung hubungan suami istri, tentu bahasa cinta memiliki peran sendiri untuk mempererat ikatan emosional dan menciptakan hubungan yang lebih intim dan harmonis.
Dalam ajaran Islam, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adalah contoh teladan bagi umaynya, termasuk dalam urusan rumah tangga. Nabi Muhammad SAW juga menerapkanlove languagekepada istrinya, begitu juga sebaliknya.
Dalam buku Fi Bayt Rasul (Terjemah: Bilik-Bilik Cinta Muhammad, Penerbit Zaman: 2014) dan sumber lain, menyebutkan cara Rasulullah SAW dalam mengekspresikan bahasa cinta pada istrinya.
Baca juga:Suami Suka KDRT Haruskah Istri Berdiam Diri? Ini Kata Buya Yahya dan Mamah Dedeh
1. Word Affirmation
Dalam artian luas, love language adalah cara seseorang mengharapkan dan mengekspresikan rasa cinta dan kasih sayang pada orang lain.
Saat menyinggung hubungan suami istri, tentu bahasa cinta memiliki peran sendiri untuk mempererat ikatan emosional dan menciptakan hubungan yang lebih intim dan harmonis.
Dalam ajaran Islam, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam adalah contoh teladan bagi umaynya, termasuk dalam urusan rumah tangga. Nabi Muhammad SAW juga menerapkanlove languagekepada istrinya, begitu juga sebaliknya.
Dalam buku Fi Bayt Rasul (Terjemah: Bilik-Bilik Cinta Muhammad, Penerbit Zaman: 2014) dan sumber lain, menyebutkan cara Rasulullah SAW dalam mengekspresikan bahasa cinta pada istrinya.
Baca juga:Suami Suka KDRT Haruskah Istri Berdiam Diri? Ini Kata Buya Yahya dan Mamah Dedeh
1. Word Affirmation