Ustaz Adi Hidayat Serukan Penghentian Polemik Nasab, Ajak Diskusi Ilmiah
Nabil
Selasa, 27 Agustus 2024 - 09:14 WIB
Ustaz Adi Hidayat Serukan Penghentian Polemik Nasab, Ajak Diskusi Ilmiah
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Polemik seputar nasab yang kini marak diperdebatkan telah memicu keresahan di berbagai lapisan masyarakat. Menanggapi situasi ini, Ustaz Adi Hidayat, Wakil Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah, menyuarakan imbauan untuk menghentikan perdebatan dan mengajak semua pihak menempuh jalur yang lebih bijaksana.
"Dengan kerendahan hati namun tetap tegas, saya menghimbau kepada seluruh pihak untuk menghentikan seluruh polemik dan perdebatan terkait nasab ini," ungkap Ustaz Adi Hidayat, Selasa (13/8/2024).
Beliau menekankan bahwa isu nasab merupakan hal yang sangat sensitif dalam Islam dan tidak boleh diperlakukan secara sembarangan. Ustaz Adi mengusulkan agar pembahasan mengenai nasab dilakukan melalui pendekatan ilmiah yang komprehensif.
"Saya sarankan akan lebih baik bila lembaga seperti MUI menjadi wadah untuk menguji berbagai masalah yang diajukan, khususnya terkait polemik nasab ini," tutur Ustaz Adi. Ia meyakini bahwa forum ilmiah semacam itu dapat memberikan kajian yang lebih mendalam dan objektif.
Dalam pandangannya, penting untuk memisahkan antara persoalan nasab dan masalah perilaku individu. Ustaz Adi berpendapat bahwa jika terjadi penyimpangan perilaku, hal tersebut sebaiknya ditangani secara internal oleh pihak terkait atau melalui jalur hukum yang berlaku di Indonesia.
Beliau juga mengingatkan tentang konsekuensi serius terkait nasab dalam ajaran Islam. Mengutip hadis, Ustaz Adi menyebutkan bahwa memutus nasab yang benar dapat berakibat kufur, sementara mengaku memiliki nasab yang bukan haknya dapat membawa seseorang ke neraka.
"Ini bukan persoalan sepele yang bisa diperdebatkan sembarangan di ruang publik," tegas Ustaz Adi. Ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi isu ini dan menghindari tindakan yang dapat memicu perpecahan.
"Dengan kerendahan hati namun tetap tegas, saya menghimbau kepada seluruh pihak untuk menghentikan seluruh polemik dan perdebatan terkait nasab ini," ungkap Ustaz Adi Hidayat, Selasa (13/8/2024).
Beliau menekankan bahwa isu nasab merupakan hal yang sangat sensitif dalam Islam dan tidak boleh diperlakukan secara sembarangan. Ustaz Adi mengusulkan agar pembahasan mengenai nasab dilakukan melalui pendekatan ilmiah yang komprehensif.
"Saya sarankan akan lebih baik bila lembaga seperti MUI menjadi wadah untuk menguji berbagai masalah yang diajukan, khususnya terkait polemik nasab ini," tutur Ustaz Adi. Ia meyakini bahwa forum ilmiah semacam itu dapat memberikan kajian yang lebih mendalam dan objektif.
Dalam pandangannya, penting untuk memisahkan antara persoalan nasab dan masalah perilaku individu. Ustaz Adi berpendapat bahwa jika terjadi penyimpangan perilaku, hal tersebut sebaiknya ditangani secara internal oleh pihak terkait atau melalui jalur hukum yang berlaku di Indonesia.
Beliau juga mengingatkan tentang konsekuensi serius terkait nasab dalam ajaran Islam. Mengutip hadis, Ustaz Adi menyebutkan bahwa memutus nasab yang benar dapat berakibat kufur, sementara mengaku memiliki nasab yang bukan haknya dapat membawa seseorang ke neraka.
"Ini bukan persoalan sepele yang bisa diperdebatkan sembarangan di ruang publik," tegas Ustaz Adi. Ia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi isu ini dan menghindari tindakan yang dapat memicu perpecahan.