Muhammad Syafiq Syauqi Didapuk Pimpin Satkornas Banser 2024-2029
Tim langit 7
Rabu, 28 Agustus 2024 - 13:00 WIB
Muhammad Syafiq Syauqi (kanan) didapuk menjadi pimpinan Satuan Koordinasi Nasional Barisan Ansor Serbaguna (Satkornas Banser)
Muhammad Syafiq Syauqi didapuk menjadi pimpinan Satuan Koordinasi Nasional Barisan Ansor Serbaguna (Satkornas Banser). Dia menggantikan pimpinan sebelumnya, Hasan Basri Sagala.
Syauqi akan memimpin Satkornas Banser periode 2024-2029. "Komandan Banser harus memiliki loyalitas dan integritas tinggi. Tidak mudah dengan kepentingan sangat praktis, terutama kepentingan politik," ujar Sekretaris Jenderal PP GP Ansor A Rifqi Al Mubarok, Selasa (27/8/2024).
Rifqi menegaskan, GP Ansor memiliki garis komando yang sangat jelas terhadap para kader-kadernya. GP Ansor dan Banser pun mendukung penuh kader yang ingin berkiprah secara lebih luas untuk membantu memajukan bangsa.
Namun demikian, perjuangan kader harus tetap tunduk pada garis dan idealisme organisasi, bukan bergerak sendiri.
Baca juga:Saudi Kepincut Sistem Manasik RI: 'Ini yang Kami Cari Selama Ini!
"Kader Ansor-Banser harus patuh aturan sekaligus tidak menolak perintah dari pimpinan. Itu syarat mutlak yang tak bisa ditawar. Ansor dan Banser diajarkan untuk selalu dalam satu komando dan barisan. Ini juga sebagaimana yang telah diinstruksikan oleh Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf kepada seluruh kader Ansor di mana pun berada," tegasnya.
Rifqi menilai, pergantian pucuk pimpinan dalam sebuah organisasi adalah hal lumrah. Untuk itu, dia meyakini peralihan tidak akan menimbulkan keguncangan atau masalah berarti sebab Ansor juga telah banyak berpengalaman dalam sebuah estafet kepemimpinan nasional.
Syauqi akan memimpin Satkornas Banser periode 2024-2029. "Komandan Banser harus memiliki loyalitas dan integritas tinggi. Tidak mudah dengan kepentingan sangat praktis, terutama kepentingan politik," ujar Sekretaris Jenderal PP GP Ansor A Rifqi Al Mubarok, Selasa (27/8/2024).
Rifqi menegaskan, GP Ansor memiliki garis komando yang sangat jelas terhadap para kader-kadernya. GP Ansor dan Banser pun mendukung penuh kader yang ingin berkiprah secara lebih luas untuk membantu memajukan bangsa.
Namun demikian, perjuangan kader harus tetap tunduk pada garis dan idealisme organisasi, bukan bergerak sendiri.
Baca juga:Saudi Kepincut Sistem Manasik RI: 'Ini yang Kami Cari Selama Ini!
"Kader Ansor-Banser harus patuh aturan sekaligus tidak menolak perintah dari pimpinan. Itu syarat mutlak yang tak bisa ditawar. Ansor dan Banser diajarkan untuk selalu dalam satu komando dan barisan. Ini juga sebagaimana yang telah diinstruksikan oleh Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf kepada seluruh kader Ansor di mana pun berada," tegasnya.
Rifqi menilai, pergantian pucuk pimpinan dalam sebuah organisasi adalah hal lumrah. Untuk itu, dia meyakini peralihan tidak akan menimbulkan keguncangan atau masalah berarti sebab Ansor juga telah banyak berpengalaman dalam sebuah estafet kepemimpinan nasional.