Pertama Kali, Vaksin Janssen 500 Ribu Dosis dari Belanda Tiba Hari Ini
Muhammad rifai akif
Sabtu, 11 September 2021 - 16:00 WIB
Vaksin Covid-19. Indonesia untuk pertama kali kedatangan vaksin Janssen sebanyak 500 dosis dari Pemerintah Belanda pada Sabtu (11/9/2021) Foto: Langit7.id/IStock
Indonesia menerima vaksin Janssen untuk pertama kalinya dari Pemerintah Belanda. Kedatangan vaksin sebanyak 500 dosis itu adalah tahap ke-56 dan bagian dukungan kerja sama pemerintah Belanda yang ke-3
Pemerintah Indonesia, menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, telah menerima 657 ribu dosis vaksi AstraZeneca dari Belanda. Ini adalah bagian komitmen dose-sharing sebanyak 3 juta dosis.
Atas nama Pemerintah Indonesia, saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah Belanda atas solidaritas dan persahabatannya," ucap Menteri Retno, dalam rilis pers di Jakarta, Sabtu (11/9/2021).
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Kesehatan dr.Dante Saksono Harbuwono menambahkan, selain vaksin Janssen, hari ini Indonesia juga kedatangan vaksin tahap ke-57 berupa vaksin Sinovac.
Vaksin dalam bentuk jadi tersebut berjumlah 2.079.000 dosis sebagai bagian skema multilateral yakni kerjasama dengan COVAX Facility.
Menurut Dante, jika dihitung dari kedatangan vaksin pertama di Desember 2020 lalu hingga tahap 56 dan 57 hari ini, maka Indonesia telah memiliki total lebih dari 232 juta dosis vaksin baik dalam bahan baku bulk maupun dosis siap suntik.
Dia memaparkan, vaksin Janssen telah memperoleh Izin Penggunaan Darurat (EUA) dari Badan POM pada 7 September lalu. Vaksin ini akan dipakai untuk masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas dengan dosis tunggal sejumlah 0,5 ml secara intramuskular.
Pemerintah Indonesia, menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, telah menerima 657 ribu dosis vaksi AstraZeneca dari Belanda. Ini adalah bagian komitmen dose-sharing sebanyak 3 juta dosis.
Atas nama Pemerintah Indonesia, saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah Belanda atas solidaritas dan persahabatannya," ucap Menteri Retno, dalam rilis pers di Jakarta, Sabtu (11/9/2021).
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Kesehatan dr.Dante Saksono Harbuwono menambahkan, selain vaksin Janssen, hari ini Indonesia juga kedatangan vaksin tahap ke-57 berupa vaksin Sinovac.
Vaksin dalam bentuk jadi tersebut berjumlah 2.079.000 dosis sebagai bagian skema multilateral yakni kerjasama dengan COVAX Facility.
Menurut Dante, jika dihitung dari kedatangan vaksin pertama di Desember 2020 lalu hingga tahap 56 dan 57 hari ini, maka Indonesia telah memiliki total lebih dari 232 juta dosis vaksin baik dalam bahan baku bulk maupun dosis siap suntik.
Dia memaparkan, vaksin Janssen telah memperoleh Izin Penggunaan Darurat (EUA) dari Badan POM pada 7 September lalu. Vaksin ini akan dipakai untuk masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas dengan dosis tunggal sejumlah 0,5 ml secara intramuskular.