home global news

Taliban Gunakan Kekuatan Berlebihan ke Demonstran, Ini Respons PBB

Ahad, 12 September 2021 - 15:20 WIB
Anggota Taliban membagikan bendera Taliban kepada orang-orang di dekat Kedutaan Besar AS yang dievakuasi di Kabul, Afghanistan, pada 26 Agustus 2021. Foto: Haroon Sabawoon/Anadolu Agency
Kantor Hak Asasi Manusia Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menegaskan agar Taliban menghentikan penggunaan kekuatan berlebihan kepada demonstran damai. Termasuk kepada jurnalis yang bertugas menggambarkan peristiwa di Afghanistan juga para pengunjuk rasa wanita.

Pada konferensi pers Juru Bicara Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Ravina Shamdasani mengatakan, pengunjuk rasa damai di berbagai provinsi di Afghanistan selama empat pekan terakhir menghadapi tanggapan yang semakin keras dari Taliban. Pemerintah Sementara Taliban di Afghanistan melarang demonstrasi ilegal di negara tersebut.

Baca Juga:Krisis Ekonomi, Taliban Tunjuk Mohammad Idris Jadi Gubernur Bank Sentral

Mereka yang hendak mengadakan aksi atau demonstrasi harus meminta izin terlebih dahulu. "Dari pada melarang protes damai, Taliban harus menghentikan penggunaan kekuatan dan memastikan kebebasan berkumpul dan berekspresi secara damai," kata Shamdasani, Ahad (12/9/2021).

"Termasuk sebagai sarana bagi orang untuk menyuarakan keprihatinan mereka," ungkapnya.

Shamdasani mengatakan, Kantor Hak Asasi Manusia meminta Taliban untuk mematuhi hukum hak asasi manusia internasional. Menurutnya, setidaknya 14 jurnalis ditahan pada 7 September dan lima lagi pada hari berikutnya, meski sebagian besar telah dibebaskan.

Baca Juga:Taliban Bentuk Kabinet Pemerintahan Baru Afghanistan
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya