Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 Juli 2026
home global news detail berita

Krisis Ekonomi, Taliban Tunjuk Mohammad Idris Jadi Gubernur Bank Sentral

mahmuda attar hussein Ahad, 12 September 2021 - 11:30 WIB
Krisis Ekonomi, Taliban Tunjuk Mohammad Idris Jadi Gubernur Bank Sentral
Ilustrasi bank sentral Afganistan. Foto: Langit7/Istock
Gubernur Bank Sentral Afghanistan sebelumnya, Ajmal Ahmady mengikuti jejak Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani melarikan diri usai Taliban menguasai ibu kota Kabul. Untuk menjaga kestabilan perekonomian di sana, Taliban telah menunjuk salah seorang dari anggotanya sebagai pengganti Gubernur Bank Sentral setempat.

Sepeninggal Ashraf dan Ajmal, perekonomian Afghanistan kian mengalami krisis. Pasca Taliban mulai mengambil alih kekuasaan, ATM di sana pun turut kehabisan uang tunai dan menyebabkan beberapa kebutuhan barang pokok di sana terus mengalami kenaikan signifikan.

Untuk itu, kelompok Taliban mulai menunjuk salah seorang dari anggotanya, yakni Mohammad Idris sebagai Gubernur Bank Sentral Afghanistan yang baru. Tidak banyak informasi yang bisa didapatkan terkait latar belakang Idris.

Baca juga: Taliban Bentuk Kabinet Pemerintahan Baru Afghanistan

Penunjukkan Idris sebagai Gubernur Bank Sentral Afghanistan yang baru diumumkan oleh Asosiasi Bank Afghanistan melalui Facebook. Tepatnya pada Senin 23 Agustus 2021 lalu, Idris resmi ditunjuk.

Namun, belakangan ia diketahui sebagai guru di sekolah agama di Pakistan. Kendati demikian, kelompok Taliban meyakini Idris akan mampu mengatasi krisis ekonomi di sana.

“Mohammad Idris akan mengatasi masalah perbankan dan masalah rakyat,” ujar juru bicara Taliban, Zahibullah Mujahid, seperti dilansir Bloomberg.

Dilansir NBC News, Mantan Wakil Menteri Keuangan Afghanistan , Gul Maqsood Sabit mengaku, belum pernah mendengar nama Mohammad Idris. Bahkan, Maqsood menyebutkan bahwa Idris tidak pernah memiliki pengalaman sama sekali di bidang yang dijabatnya saat ini.

“Orang ini ditunjuk untuk bertugas di Komisi Ekonomi Taliban. Dia adalah seorang guru di (sekolah agama) di Pakistan, dari sanalah dia berasal, hanya itu yang kami tahu. Sekarang dia mengelola bank sentral, mungkin dia tidak memiliki pengalaman sama sekali,” jelasnya.

Baca juga: Taliban Tunda Pembentukan Pemerintahan Baru di Afghanistan

Sebagai informasi, Ajmal sempat mempertanyakan kesetiaan pasukan Afghanistan dan mulai menyalahkan Ashraf karena melarikan diri tanpa berupaya bertanggung jawab dalam kerusuhan tersebut. Bahkan Ajmal sempat menyebutkan kekecawaannya terhadap Ashraf karena kabur tanpa perencanaan dan pemberitahuan kepada seluruh anggotanya.

Ashraf mulai melarikan diri saat Taliban berhasil meruntuhkan kekuasaannya pada 15 Agustus 2021 lalu. Sejak saat itu, krisis mulai melanda perekonomian di sana, terlebih ekonomi yang saat ini dikuasai Taliban mengandalkan aliran uang tunai dan komunitas internasional mulai menghentikan aliran dana mereka ke Afghanistan.

“Saya muak dengan kurangnya perencanaan apa pun oleh kepemimpinan Afghanistan. Melihat di bandara mereka pergi tanpa memberi tahu orang lain. Tampaknya sulit dipercaya, tetapi masih ada kecurigaan mengapa (Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan) meninggalkan pos begitu cepat,” ujarnya, seperti dilansir Antara.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan