Geliat Elektrifikasi Otomotif, Honda Siapkan Kejutan untuk Pasar Indonesia
Tim langit 7
Kamis, 19 September 2024 - 20:00 WIB
Geliat Elektrifikasi Otomotif, Honda Siapkan Kejutan untuk Pasar Indonesia
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Industri otomotif Indonesia tampaknya akan kembali bergairah dengan potensi hadirnya pemain baru di segmen kendaraan ramah lingkungan. Kali ini, raksasa otomotif Jepang, Honda, dikabarkan tengah mempersiapkan langkah strategis untuk memperkenalkan varian hybrid dari model populernya, HR-V, di Tanah Air.
Indikasi kuat mengenai rencana ini terungkap melalui database Samsat DKI Jakarta, di mana dua kode baru telah terdaftar: RV58 CVT ZZ dan RV58 RS CVT ZZ. Bagi yang familiar dengan kode-kode Honda, 'RV' sudah lama dikenal sebagai identifier untuk model HR-V. Yang menarik, suffiks 'ZZ' pada kedua kode tersebut identik dengan yang digunakan pada lini produk hybrid Honda lainnya yang telah beredar di Indonesia, seperti CR-V dan Accord Hybrid.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pihak Honda, spekulasi mengenai harga sudah mulai beredar. Berdasarkan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang tercatat, RV58 CVT ZZ diperkirakan akan dibanderol sekitar Rp 328 juta, sementara RV58 RS CVT ZZ kemungkinan akan dipasarkan di kisaran Rp 372 juta. Perlu dicatat bahwa angka-angka ini belum termasuk berbagai komponen pajak dan biaya tambahan lainnya.
Jika melihat ke negara tetangga, Thailand, yang telah lebih dulu mengadopsi All New HR-V e:HEV, kita bisa mendapatkan gambaran mengenai spesifikasi teknis yang mungkin akan hadir di Indonesia. Di negeri Gajah Putih tersebut, HR-V hybrid dibekali mesin DOHC i-VTEC 4-silinder 16 katup yang mampu menghasilkan tenaga 131 HP dan torsi 253 Nm. Efisiensi bahan bakar juga menjadi selling point utama, dengan klaim konsumsi BBM mencapai 25,6 km/liter.
Dari segi harga, di Thailand HR-V e:HEV dipasarkan mulai dari 979.000 Baht (sekitar Rp 447 juta) hingga 1.179.000 Baht (kurang lebih Rp 539 juta). Sebagai perbandingan, HR-V non-hybrid yang saat ini beredar di Indonesia dibanderol mulai dari Rp 383,9 juta sampai Rp 540,3 juta.
Menariknya, wacana mengenai masuknya HR-V hybrid ke Indonesia sebenarnya sudah tercium sejak dua tahun lalu. Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM), pernah menyinggung bahwa pihaknya terus mempelajari potensi teknologi dan elektrifikasi yang cocok untuk pasar Indonesia.
Langkah Honda ini bisa dilihat sebagai respons terhadap tren global menuju mobilitas yang lebih ramah lingkungan. Dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan isu lingkungan dan efisiensi energi, kehadiran HR-V hybrid bisa menjadi angin segar bagi konsumen Indonesia yang menginginkan SUV kompak dengan teknologi mutakhir namun tetap ramah lingkungan.
Indikasi kuat mengenai rencana ini terungkap melalui database Samsat DKI Jakarta, di mana dua kode baru telah terdaftar: RV58 CVT ZZ dan RV58 RS CVT ZZ. Bagi yang familiar dengan kode-kode Honda, 'RV' sudah lama dikenal sebagai identifier untuk model HR-V. Yang menarik, suffiks 'ZZ' pada kedua kode tersebut identik dengan yang digunakan pada lini produk hybrid Honda lainnya yang telah beredar di Indonesia, seperti CR-V dan Accord Hybrid.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pihak Honda, spekulasi mengenai harga sudah mulai beredar. Berdasarkan Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang tercatat, RV58 CVT ZZ diperkirakan akan dibanderol sekitar Rp 328 juta, sementara RV58 RS CVT ZZ kemungkinan akan dipasarkan di kisaran Rp 372 juta. Perlu dicatat bahwa angka-angka ini belum termasuk berbagai komponen pajak dan biaya tambahan lainnya.
Jika melihat ke negara tetangga, Thailand, yang telah lebih dulu mengadopsi All New HR-V e:HEV, kita bisa mendapatkan gambaran mengenai spesifikasi teknis yang mungkin akan hadir di Indonesia. Di negeri Gajah Putih tersebut, HR-V hybrid dibekali mesin DOHC i-VTEC 4-silinder 16 katup yang mampu menghasilkan tenaga 131 HP dan torsi 253 Nm. Efisiensi bahan bakar juga menjadi selling point utama, dengan klaim konsumsi BBM mencapai 25,6 km/liter.
Dari segi harga, di Thailand HR-V e:HEV dipasarkan mulai dari 979.000 Baht (sekitar Rp 447 juta) hingga 1.179.000 Baht (kurang lebih Rp 539 juta). Sebagai perbandingan, HR-V non-hybrid yang saat ini beredar di Indonesia dibanderol mulai dari Rp 383,9 juta sampai Rp 540,3 juta.
Menariknya, wacana mengenai masuknya HR-V hybrid ke Indonesia sebenarnya sudah tercium sejak dua tahun lalu. Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM), pernah menyinggung bahwa pihaknya terus mempelajari potensi teknologi dan elektrifikasi yang cocok untuk pasar Indonesia.
Langkah Honda ini bisa dilihat sebagai respons terhadap tren global menuju mobilitas yang lebih ramah lingkungan. Dengan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan isu lingkungan dan efisiensi energi, kehadiran HR-V hybrid bisa menjadi angin segar bagi konsumen Indonesia yang menginginkan SUV kompak dengan teknologi mutakhir namun tetap ramah lingkungan.