home lifestyle muslim

Kementan Ingatkan Masyarakat Bahaya Konsumsi Daging Anjing

Ahad, 12 September 2021 - 21:05 WIB
Ilustrasi daging sapi yang dijajakan di super market. Foto: Langit7.id/iStock
Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) mengingatkan masyarakat akan bahaya mengonsumsi daging anjing. Manfaat kesehatan dari mengonsumsi daging anjing hanya sebatas mitos belaka.

hal tersebut disampaiakn Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Ditjen PKH Kementan Syamsul Maarif. Dikatakannya, beberapa alasan masyarakat mengonsumsi anjing di antaranya terkait budaya, kepercayaan, mitos, ada juga untuk obat.

Baca Juga:Pasar Jaya Benarkan Ada Oknum Jual Daging Anjing di Pasar Senen

"Namun, mengonsumsi daging anjing berisiko membawa penyakit rabies, e coli, salmonella spp, kolera dan trichinellosis," kataSyamsul dalam webinar Pengawasan Lalu Lintas Perdagangan Anjing Jawa-Sumatera yang di selenggarakan Forum wartawan Pertanian (Forwatan), awal pekan lalu di Jakarta.

Alasan lain orang mengonsumsi daging anjing karena sudah menjadi kultur dan budaya masyarakat. Hal demikian seperti yang terjadi di Sulawesi Utara, Maluku, Yogyakarta, Solo, dan Sumatera Utara.

Syamsul menambahkan, dilihat dari aspek definisi pangan berdasarkan UU Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, daging anjing bukan bagian dalam produk pangan. Pasalnya, daging anjingtidak termasuk hewan peternakan dan kehutanan.

Baca Juga:Hasilkan Rupiah dari Rumah, Muslimah Ini Pilih Beternak Ayam Petelur
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
nullll haram penjualan daging anjing kementan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya