Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 31 Agustus 2026
home wirausaha syariah detail berita

Hasilkan Rupiah dari Rumah, Muslimah Ini Pilih Beternak Ayam Petelur

mahmuda attar hussein Ahad, 12 September 2021 - 13:36 WIB
Hasilkan Rupiah dari Rumah, Muslimah Ini Pilih Beternak Ayam Petelur
Yanti, muslimah asal Jombang memilih produktif mengisi pandemi Covid-19 dengan beternak ayam petelur dari rumah. Foto: YouTube Lebah Inspirasi
LANGIT7.ID, Jombang - Pandemi Covid-19 menyebabkan terjadinya peralihan kegiatan masyarakat dengan lebih banyak mengisi waktu di rumah. Seperti yang dilakukan muslimah asal Jombang satu ini yang tetap produktif di tengah kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berjilid-jilid.

Dalam cengkraman pandemi Covid-19, Yanti langsung mengambil langkah konkret untuk tidak pasif. Bahkan, dia merasa perlu meningkatkan produktivitasnya walaupun hanya dari rumah dengan memilih menjalankan usaha ternak ayam petelur rumahan.

Baca Juga: Ikan Hias Jadi Primadona Ekspor Pulau Bali

Apalagi, kata dia, selain mudah dalam perawatan, beternak ayam petelur terbilang cukup menguntungkan. Terlebih, semua produk hasil ayam juga bisa dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomis yang cukup menguntungkan.

Misalnya, dari kotoran, telur, dan daging ayamnya yang memiliki nilai manfaat masing-masing. Bahkan, ayam petelur yang sudah tidak produktif masih bisa memiliki nilai dengan menjualnya untuk dikonsumsi.

"Suami dan anak-anak saya karena pandemi ini jadi menghabiskan banyak waktu mereka di rumah. Dari pada hanya menjadi kaum rebahan dan tidak produktif, maka saya dan suami mencoba untuk beternak ayam," kata Yanti di kanal Youtube Lebah Inspirasi.

Sebelumnya, Yanti dan suami sudah memiliki pengalaman di dunia peternakan ayam. Namun, saat itu jenis ayam yang digeluti ayam bangkok yang kurang bisa menghasilkan keuntungan dalam jangka pendek.

Baca Juga: Kena PHK Akibat Pandemi, Bertani Ubi Madu Beromzet Rp100 Juta per Panen

Dari mulai memelihara ayam bangkok tersebut, Yanti mengaku mulai memahami seluk-beluk perawatan ayam. Sehingga, kata dia, ketika beternak ayam petelur pemahaman tentang beternak ayam agar bisa produktif dikuasainya. Salah satunya dengan mengurangi tingkat stres pada ayam.

"Terpenting dalam pemeliharaan hewan, yakni menjaga ketersediaan pakan, minum dan vitaminnya," ujarnya.

Yanti mengatakan, merintis usaha dengan bermodalkan 25 ekor ayam petelur. Seiring waktu karena perkembangannya cukup baik, belakangan Yanti menambah populasi peternakan ayamnya dengan jenis berbeda, yakni ayam arab.

Ayam arab tersebut, diyakini mampu menghasilkan kualitas telur yang lebih baik. Tingkat kandungan protein lebih tinggi dan ukuran telur yang lebih besar menjadi keunggulan ayam arab tersebut dibanding jenis pada umumnya.

Baca Juga: Hewan Qurban Muhammadiyah Prenggan Bagi Keuntungan 100 Persen untuk Dakwah

"Biasanya telur ayam arab ini digunakan untuk jamu, sedangkan ayam petelur umumnya lebih kepada kebutuhan konsumsi atau pun pembuatan kue," ucapnya.

Dalam sehari, Yanti bisa panen telur sebanyak 1,5 kilogram (kg). Dengan harga jual hingga Rp22.000 per kg.

Menurutnya, perputaran uang dalam usaha ayam petelur terbilang tipis. Hasil yang didapatkan, kata dia, diputar kembali untuk biaya operasional. Seperti kebutuhan pakan dan vitamin ayam.

"Saya tidak khawatir karena dalam usaha jika dihitung-hitung pasti akan mendapatkan keuntungan walaupun sedikit. Apalagi dari ternak ayam ini, selain telurnya, dagingnya juga bisa memiliki nilai di pasaran," ujarnya.

Baca Juga: Dorong UMKM Naik Kelas, Daerah Minta Peningkatan Kualitas SDM Pendamping

Sebelum beralih beternak ayam petelur dalam skala rumahan, Yanti mengaku menerima segala risikonya. Seperti keluhan warga sekitar terkait bau tidak sedap dari kotoran ayam.

Untuk menghindari hal tersebut, Yanti memiliki ide mengolah kotoran ayam menjadi pupuk untuk digunakan menyuburkan tanaman yang ada di halaman rumahnya. Dia menegaskan, beternak ayam petelur dari rumah tetap menghasilkan nilai ekonomis. Selain mendapatkan penghasilan, terpenting Yanti bisa menjadi figur produktif dalam segala medan, termasuk pandemi.

"Banyak yang bisa dimanfaatkan dari beternak ayam petelur, mulai dari kotorannya sebagai pupuk, telurnya yang bisa dipanen, dan daging ayam petelur yang sudah tidak produktif yang biasanya digunakan untuk soto," tuturnya.

Baca Juga:

Desa Wisata Kemetul, Tawarkan Wisata Edukasi Hingga Petualangan

Pemerintah Prioritaskan 10 Sektor Jadi Katalis Transformasi


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 31 Agustus 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:57
Ashar
15:14
Maghrib
17:56
Isya
19:05
Lihat Selengkapnya
right-3 (Desktop - langit7.id)
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan