home lifestyle muslim

Pernah Terkena DBD, Bisakah Terinfeksi Lagi? Ini Penjelasan Dosen UM Surabaya

Sabtu, 28 September 2024 - 12:15 WIB
ilustrasi
Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang berbahaya karena dapat menimbulkan kematian dalam waktu singkat dan sering kali menjadi wabah atau kejadian luar biasaya (KLB).

Penyakit ini disebabkan virus dengue dari genus Flavivirus, family Flavividae, dan termasuk dalam kelompok B Arthropod Virus (Arbovirosis). Sampai saat ini ditemukan ada 4 serotype, yaitu DENV-1, DENV-2, DENV-3, dan DENV-4.

Dosen Sarjana Teknologi Laboratorium Medis (TLM) UM Surabaya, Vella Rohmayani mengatakan, virus ini dapat masuk ke tubuh manusia lewat perantara nyamuk Aedes aegypti maupun Aedes albopictus, namun Aedes aegypti lebih berperan dalam terjadinya penularan pada penyakit ini, hal tersebut disebabkan karena habitatnya yang berada di dalam dan di sekitar lingkungan rumah sedangkan Aedes albopictus habitatnya berada di kebun

“Manifestasi klinis akibat infeksi virus dengue dapat bervariasi, dimulai dari yang paling ringan yaitu demam dengue (DD), demam berdarah dengue (DBD) dan demam dengueyang disertai renjatan atau disebut dengue shock syndrome (DSS),”ujar Vella Rabu (25/9/24)

Saat ini masih banyak mispersepsi di masyakarat yang beranggapan bahwa seseorang yang sudah pernah terkena DBD sudah tidak dapat terinfeksi lagi. Namun pada kenyataannya apabila seseorang sudah pernah terinfeksi sebelumnya oleh salah satu jenis virus dengue, maka orang tersebut hanya akan memiliki kekebalan terhadap serotype itu saja.

“Sehingga seseorang yang sudah pernah terinfeksi DBD masih bisa terinfeksi DBD virus dengue dengan serotype yang lainnya,”tegas Vella.

Ia mengatakan, terjadinya penularan infeksi DBD dipengaruhi oleh 3 komponen utama, yaitu agen penyebab, inang dan lingkungan atau biasanya dikenal dengan istilah segitiga epidemologi. Agen penyebab DBD adalah virus dengue, inang (host) adalah manusia. Sedangkan lingkungan merupakan bagian yang mampu menginteraksikan agent dan host.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya