Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home lifestyle muslim detail berita

Pernah Terkena DBD, Bisakah Terinfeksi Lagi? Ini Penjelasan Dosen UM Surabaya

tim langit 7 Sabtu, 28 September 2024 - 12:15 WIB
Pernah Terkena DBD, Bisakah Terinfeksi Lagi? Ini Penjelasan Dosen UM Surabaya
ilustrasi
LANGIT7.ID-, Surabaya- - Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang berbahaya karena dapat menimbulkan kematian dalam waktu singkat dan sering kali menjadi wabah atau kejadian luar biasaya (KLB).

Penyakit ini disebabkan virus dengue dari genus Flavivirus, family Flavividae, dan termasuk dalam kelompok B Arthropod Virus (Arbovirosis). Sampai saat ini ditemukan ada 4 serotype, yaitu DENV-1, DENV-2, DENV-3, dan DENV-4.

Dosen Sarjana Teknologi Laboratorium Medis (TLM) UM Surabaya, Vella Rohmayani mengatakan, virus ini dapat masuk ke tubuh manusia lewat perantara nyamuk Aedes aegypti maupun Aedes albopictus, namun Aedes aegypti lebih berperan dalam terjadinya penularan pada penyakit ini, hal tersebut disebabkan karena habitatnya yang berada di dalam dan di sekitar lingkungan rumah sedangkan Aedes albopictus habitatnya berada di kebun

“Manifestasi klinis akibat infeksi virus dengue dapat bervariasi, dimulai dari yang paling ringan yaitu demam dengue (DD), demam berdarah dengue (DBD) dan demam dengueyang disertai renjatan atau disebut dengue shock syndrome (DSS),”ujar Vella Rabu (25/9/24)

Saat ini masih banyak mispersepsi di masyakarat yang beranggapan bahwa seseorang yang sudah pernah terkena DBD sudah tidak dapat terinfeksi lagi. Namun pada kenyataannya apabila seseorang sudah pernah terinfeksi sebelumnya oleh salah satu jenis virus dengue, maka orang tersebut hanya akan memiliki kekebalan terhadap serotype itu saja.

“Sehingga seseorang yang sudah pernah terinfeksi DBD masih bisa terinfeksi DBD virus dengue dengan serotype yang lainnya,”tegas Vella.

Ia mengatakan, terjadinya penularan infeksi DBD dipengaruhi oleh 3 komponen utama, yaitu agen penyebab, inang dan lingkungan atau biasanya dikenal dengan istilah segitiga epidemologi. Agen penyebab DBD adalah virus dengue, inang (host) adalah manusia. Sedangkan lingkungan merupakan bagian yang mampu menginteraksikan agent dan host.

“Dalam hal ini perubahan pada kondisi lingkungan akan mempengaruhi host, sehingga akan timbul penyakit secara individu maupun keseluruhan populasi yang mengalami perubahan tersebut,”imbuhnya.

Ia menjelaskan, terkait cara yang paling efektif untuk mencegah terjadinya infeksi DBD adalah melalui pemberantasan nyamuk dewasa dengan pengasapan (fogging) massal di desa/kelurahan endemis DBD sebelum musim penularan.

Selain itu dapat juga dilakukan melalui pemberantasan larva atau jentik nyamuk dengan melakukan kegiatan 3M (Menguras, Menutup dan Mengubur), pemberian larvasidasi serta dengan memelihara ikan pemakan jentik pada masing-masing tempat penampungan air.

“Upaya pemberantasan vektor penular penyakit DBD tidak dapat dilaksanakan secara tuntas, jika anggota masyarakat sampai ke lingkungan terkecil rumah tangga tidak melakukannya. Oleh sebab itu masyarakat memiliki peranan yang sangat penting dalam penanggulangan terjadinya penyakit DBD,”pungkasnya.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)