Bangga Warisan Budaya, Santri Ma'had Aly Tebuireng Kenakan Batik Tiap Sabtu
Tim langit 7
Jum'at, 04 Oktober 2024 - 13:50 WIB
Santri Mahad Aly Hasyim Asyari Tebuireng, Jombang, Jawa Timur dengan baju batiknya. (Foto: dok. santri Mahad Aly Tebuireng)
Ma'had Aly Hasyim Asy'ari Tebuireng, Jombang, Jawa Timur memiliki tradisi memakai batik setiap Sabtu. Setiap mahasantri dan civitas Ma'had Aly Hasyim Asy'ari wajib mengenakan baju batik.
“Di Ma'had Aly Hasyim Asy'ari (di tempat kami kuliah), sudah menjadi tradisi yang unik dengan mengenakan batik di hari Sabtu," kata Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Ma'had Aly Hasyim Asy'ari Muna Nurohman dikutip dari NU Online, Jumat (4/10/2024).
Gerakan mengenakan batik ini sudah berlangsung sejak lama dan digunakan sebagai cara menanamkan kedekatan santri dengan budaya.
Baca juga:Suami-Istri Dapat Beasiswa S2 di Amerika, Kampus dan Jurusan Sama, Netizen: Couple Goals Sesungguhnya
"Dengan mengenakan batik, individu dapat merasakan kedekatan dengan identitas budaya, memperkuat rasa kebersamaan dan menciptakan suasana positif di lingkungan sekitar," jelasnya.
Muna menambahkan, bagi mereka, batik melambangkan identitas budaya dan kebanggaan warisan nenek moyang. Bisa juga menjadi bentuk ekspresi kreativitas dan seni, menciptakan koneksi emosional dengan tradisi.
Sehingga, dalam kaca mata maha santri Ma'had Aly Hasyim Asy'ari, batik bukan hanya sekadar fashion, tetapi juga sebuah pernyataan identitas.
“Di Ma'had Aly Hasyim Asy'ari (di tempat kami kuliah), sudah menjadi tradisi yang unik dengan mengenakan batik di hari Sabtu," kata Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Ma'had Aly Hasyim Asy'ari Muna Nurohman dikutip dari NU Online, Jumat (4/10/2024).
Gerakan mengenakan batik ini sudah berlangsung sejak lama dan digunakan sebagai cara menanamkan kedekatan santri dengan budaya.
Baca juga:Suami-Istri Dapat Beasiswa S2 di Amerika, Kampus dan Jurusan Sama, Netizen: Couple Goals Sesungguhnya
"Dengan mengenakan batik, individu dapat merasakan kedekatan dengan identitas budaya, memperkuat rasa kebersamaan dan menciptakan suasana positif di lingkungan sekitar," jelasnya.
Muna menambahkan, bagi mereka, batik melambangkan identitas budaya dan kebanggaan warisan nenek moyang. Bisa juga menjadi bentuk ekspresi kreativitas dan seni, menciptakan koneksi emosional dengan tradisi.
Sehingga, dalam kaca mata maha santri Ma'had Aly Hasyim Asy'ari, batik bukan hanya sekadar fashion, tetapi juga sebuah pernyataan identitas.