Palembang Garap Pasar Terapung di Bawah Jembatan Musi 2
Rio adi pratama
Senin, 13 September 2021 - 17:25 WIB
Pasar terapung yang akan dibangun di bawah Jembatan Musi 2, Kota Palembang. (foto: rio adi)
Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Perdagangan Kota Palembang akan menggarap pasar terapung.
Rencananya, pasar terapung tersebut akan dibangun oleh pemerintah kota setempat di bawah Jembatan Musi 2, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Kota Palembang.
Wali Kota Palembang, Harnojoyo, mengatakan saat ini pihaknya sedang mengusulkan rencana pembangunan pasar terapung tersebut. Karena itu, ia meninjau secara langsung lokasi pasar terapung tersebut.
“Benar. Kita akan membuat pasar terapung di bawah Jembatan Musi 2. Bersama kepala balai sudah ditinjau dan mudah-mudahan akan direkomendasikan rencana itu,” ujar dia di Palembang, Senin (13/9).
Baca juga:The River Malino, Destinasi Wisata Berkonsep Perkampungan Indian
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Palembang, Raimon Lauri, mengatakan pembangunan pasar terapung tersebut akan diusulkan pada 2022 mendatang. Pasalnya, sejauh ini pihaknya masih mencari untuk pendanaannya.
“Soal pendanaan, apakah bisa memakai APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara), APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) atau CSR (Corporate Social Responsibility). Kita harapkan pada tahun depan itu bisa dibangun,” kata dia.
Rencananya, pasar terapung tersebut akan dibangun oleh pemerintah kota setempat di bawah Jembatan Musi 2, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus, Kota Palembang.
Wali Kota Palembang, Harnojoyo, mengatakan saat ini pihaknya sedang mengusulkan rencana pembangunan pasar terapung tersebut. Karena itu, ia meninjau secara langsung lokasi pasar terapung tersebut.
“Benar. Kita akan membuat pasar terapung di bawah Jembatan Musi 2. Bersama kepala balai sudah ditinjau dan mudah-mudahan akan direkomendasikan rencana itu,” ujar dia di Palembang, Senin (13/9).
Baca juga:The River Malino, Destinasi Wisata Berkonsep Perkampungan Indian
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Palembang, Raimon Lauri, mengatakan pembangunan pasar terapung tersebut akan diusulkan pada 2022 mendatang. Pasalnya, sejauh ini pihaknya masih mencari untuk pendanaannya.
“Soal pendanaan, apakah bisa memakai APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara), APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) atau CSR (Corporate Social Responsibility). Kita harapkan pada tahun depan itu bisa dibangun,” kata dia.