Kena Najis setelah Berwudhu, Ini Solusi Tanpa Bersuci Lagi
Fajar adhitya
Senin, 13 September 2021 - 21:35 WIB
Kena najis setelah berwudhu, ini solusi tanpa bersuci lagi. (Foto: iStock).
Kena najis setelah berwudhu tak perlu bersuci lagi. Meski begitu suci dari najis merupakan syarat sah shalat, sehingga kesucian diri harus dijaga.
Namun salah satu lokasi yang rentan terpapar najis di antaranya tempat wudhu. Terutama yang lokasinya berdekatan dengan toilet.
Najis dapat terbawa pada telapak kaki dari toilet ke tempat wudhu. Selain itu, najis juga rentan terciprat ke pakaian saat seseorang menggunakan buang air.
Perlu diketahui bahwa najis tidak membatalkan wudhu. Seseorang yang menyadari terciprat atau terkena najis setelah berwudhu tidak perlu mengulangi wudhunya.
Tapi cukup membasuhkan air ke area yang terkena najis sampai diyakini najis tersebut telah hilang. Namun harus dipastikan benar-benar bersih.
Bila jenis najisnya merupakan najis ringan (mukhaffafah), cukup disucikan dengan memercikkan air ke tempat yang terkena najis.
Bagaimana bila pakaian terpapar najis dari air kencing yang mentes?
Namun salah satu lokasi yang rentan terpapar najis di antaranya tempat wudhu. Terutama yang lokasinya berdekatan dengan toilet.
Najis dapat terbawa pada telapak kaki dari toilet ke tempat wudhu. Selain itu, najis juga rentan terciprat ke pakaian saat seseorang menggunakan buang air.
Perlu diketahui bahwa najis tidak membatalkan wudhu. Seseorang yang menyadari terciprat atau terkena najis setelah berwudhu tidak perlu mengulangi wudhunya.
Tapi cukup membasuhkan air ke area yang terkena najis sampai diyakini najis tersebut telah hilang. Namun harus dipastikan benar-benar bersih.
Bila jenis najisnya merupakan najis ringan (mukhaffafah), cukup disucikan dengan memercikkan air ke tempat yang terkena najis.
Bagaimana bila pakaian terpapar najis dari air kencing yang mentes?