Aplikasi Qur'an Kemenag Kini Dilengkapi Terjemahan Bahasa Gayo
Tim langit 7
Jum'at, 11 Oktober 2024 - 08:00 WIB
ilustrasi
Aplikasi Qur’an Kemenag ada menu baru, yaitu terjemahan dalam Bahasa Gayo. Terjemahan Al-Qur'an Bahasa Gayo ini sudah dirilis Puslitbang Lektur dan Khazanah Keagamaan Kemenag bersama IAIN Takengon.
Rilis terjemahan ini dikemas dalam bentuk sosialisasi yang diikuti mahasiswa dan akademisi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, serta pemerhati Al-Qur'an di Takengon.
Hadir sebagai narasumber, Ketua Tim Penerjemah Zulkarnain. Menurutnya, masyarakat Gayo, yang tersebar di berbagai negara, menyambut gembira inisiatif ini.
"Penerjemahan Al-Qur'an ke dalam Bahasa Gayo sangat diperlukan untuk menjaga dan memahami ajaran Islam bagi komunitas kami," ujarnya.
Pj Bupati Aceh Tengah, Subandi, menyatakan bahwa peristiwa ini menandai sejarah baru. Sebab, ini adalah terjemahan Al-Qur'an pertama dalam Bahasa Gayo.
Ia berterima kasih kepada Kementerian Agama yang telah menerjemahkan Al-Qur'an ke dalam Bahasa Gayo, salah satu dari sepuluh bahasa yang ada di aplikasi Qur'an Kemenag.
"Ini adalah titik tolak untuk pengembangan dan pelestarian bahasa dan budaya Gayo,” jelas Subandi.
Rilis terjemahan ini dikemas dalam bentuk sosialisasi yang diikuti mahasiswa dan akademisi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, serta pemerhati Al-Qur'an di Takengon.
Hadir sebagai narasumber, Ketua Tim Penerjemah Zulkarnain. Menurutnya, masyarakat Gayo, yang tersebar di berbagai negara, menyambut gembira inisiatif ini.
"Penerjemahan Al-Qur'an ke dalam Bahasa Gayo sangat diperlukan untuk menjaga dan memahami ajaran Islam bagi komunitas kami," ujarnya.
Pj Bupati Aceh Tengah, Subandi, menyatakan bahwa peristiwa ini menandai sejarah baru. Sebab, ini adalah terjemahan Al-Qur'an pertama dalam Bahasa Gayo.
Ia berterima kasih kepada Kementerian Agama yang telah menerjemahkan Al-Qur'an ke dalam Bahasa Gayo, salah satu dari sepuluh bahasa yang ada di aplikasi Qur'an Kemenag.
"Ini adalah titik tolak untuk pengembangan dan pelestarian bahasa dan budaya Gayo,” jelas Subandi.