Sri Mulyani Kembali Jabat Menteri Keuangan, Prabowo Pertahankan Struktur Kemenkeu
Tim langit 7
Selasa, 15 Oktober 2024 - 07:05 WIB
Sri Mulyani Kembali Jabat Menteri Keuangan, Prabowo Pertahankan Struktur Kemenkeu
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Jelang pembentukan kabinet baru, spekulasi beredar tentang kemungkinan pemisahan Kementerian Keuangan. Namun, kabar tersebut dibantah langsung oleh Sri Mulyani Indrawati seusai pertemuannya dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto di Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024).
Baca juga: Kabinet Prabowo-Gibran: Nasaruddin Umar Calon Kuat Menteri Agama
Dalam pertemuan yang berlangsung di kediaman Prabowo di Kertanegara, Sri Mulyani menegaskan bahwa struktur Kementerian Keuangan akan tetap utuh. "Kemenkeu masih satu," ujarnya, menepis rumor pemisahan fungsi pajak, bea cukai, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke kementerian baru.
Menariknya, Sri Mulyani mengonfirmasi bahwa ia akan kembali menjabat sebagai Menteri Keuangan dalam kabinet Prabowo. Keputusan ini menunjukkan kepercayaan Prabowo terhadap kemampuan Sri Mulyani dalam mengelola keuangan negara.
Baca juga: Yusril Ihza Mahendra Siap Pimpin Kemenko Hukum dan HAM di Era Prabowo
Selama pertemuan, fokus pembahasan lebih diarahkan pada upaya penguatan keuangan negara untuk mendukung program-program pemerintahan baru. Sri Mulyani menekankan pentingnya optimalisasi penerimaan negara dan peningkatan kualitas belanja.
"Kita diskusikan langkah-langkah untuk memperkuat keuangan negara guna mendukung program beliau," tutur Sri Mulyani. Ia menambahkan bahwa arahan yang diterima mencakup peningkatan efektivitas penerimaan negara dari sektor pajak, bea cukai, dan PNBP, serta optimalisasi belanja negara, transfer ke daerah, dan investasi.
Baca juga: Kabinet Prabowo-Gibran: Nasaruddin Umar Calon Kuat Menteri Agama
Dalam pertemuan yang berlangsung di kediaman Prabowo di Kertanegara, Sri Mulyani menegaskan bahwa struktur Kementerian Keuangan akan tetap utuh. "Kemenkeu masih satu," ujarnya, menepis rumor pemisahan fungsi pajak, bea cukai, dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) ke kementerian baru.
Menariknya, Sri Mulyani mengonfirmasi bahwa ia akan kembali menjabat sebagai Menteri Keuangan dalam kabinet Prabowo. Keputusan ini menunjukkan kepercayaan Prabowo terhadap kemampuan Sri Mulyani dalam mengelola keuangan negara.
Baca juga: Yusril Ihza Mahendra Siap Pimpin Kemenko Hukum dan HAM di Era Prabowo
Selama pertemuan, fokus pembahasan lebih diarahkan pada upaya penguatan keuangan negara untuk mendukung program-program pemerintahan baru. Sri Mulyani menekankan pentingnya optimalisasi penerimaan negara dan peningkatan kualitas belanja.
"Kita diskusikan langkah-langkah untuk memperkuat keuangan negara guna mendukung program beliau," tutur Sri Mulyani. Ia menambahkan bahwa arahan yang diterima mencakup peningkatan efektivitas penerimaan negara dari sektor pajak, bea cukai, dan PNBP, serta optimalisasi belanja negara, transfer ke daerah, dan investasi.