Terus Bermutasi, Anggota DPR Minta Pemerintah Riset Varian Baru Virus Corona
Ahmad zuhdi
Selasa, 14 September 2021 - 10:17 WIB
ilustrasi riset varian baru virus corona (foto: langit7.id/istock)
Anggota Komisi VII DPR Mulyanto meminta pemerintah segera melakukan riset secara cermat terhadap karakteristik varian baru Covid-19 agar dapat diketahui dan dibuat agenda aksi pencegahan. Menurut dia, yang utama adalah pencegahan di pintu-pintu masuk bandara internasional, jangan sampai terlambat atau lolos masuk tanpa terdeteksi.
"Pemerintah harus menugaskan Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman dan jaringan laboratoriumnya melakukan penelitian untuk mendeteksi pola penyebaran varian baru ini. Selama ini jaringan laboratorium uji whole genome sequencing (WGS) mampu mendeteksi penyebaran varian covid-19 yang telah ada di Indonesia," kata Mulyanto dalam keterangannya, Selasa (14/9/2021).
Baca Juga:Cegah Covid-19 Varian Mu, Indonesia Perketat Pengawasan Pintu Masuk
Selain itu, dia juga meminta Pemerintah waspada terhadap penyebaran varian baru Covid-19. Pemerintah jangan lengah dan menganggap enteng terhadap munculnya varian baru tersebut.
"Kita tidak ingin mengulang kesalahan seperti merebaknya varian delta, yang dianggap remeh sehingga kebobolan. Akibatnya banyak korban berjatuhan dan anggaran besar negara yang terserap," ujar dia.
Pemerintah melalui Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan hingga saat ini belum ditemukan Covid-19 varian baru seperti Lamda, Mu, dan C.1.2 di Indonesia. Budi menyebutkan ketiga virus varian baru ini sudah menyebar di 9 negara. Karena itu Pemerintah terus meneliti dan memantau persebarannya agar tidak masuk ke Indonesia.
Baca Juga:IDEAS: Herd Immunity Sulit Dicapai Meski Vaksinasi Massal Telah Optimal
"Pemerintah harus menugaskan Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman dan jaringan laboratoriumnya melakukan penelitian untuk mendeteksi pola penyebaran varian baru ini. Selama ini jaringan laboratorium uji whole genome sequencing (WGS) mampu mendeteksi penyebaran varian covid-19 yang telah ada di Indonesia," kata Mulyanto dalam keterangannya, Selasa (14/9/2021).
Baca Juga:Cegah Covid-19 Varian Mu, Indonesia Perketat Pengawasan Pintu Masuk
Selain itu, dia juga meminta Pemerintah waspada terhadap penyebaran varian baru Covid-19. Pemerintah jangan lengah dan menganggap enteng terhadap munculnya varian baru tersebut.
"Kita tidak ingin mengulang kesalahan seperti merebaknya varian delta, yang dianggap remeh sehingga kebobolan. Akibatnya banyak korban berjatuhan dan anggaran besar negara yang terserap," ujar dia.
Pemerintah melalui Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan hingga saat ini belum ditemukan Covid-19 varian baru seperti Lamda, Mu, dan C.1.2 di Indonesia. Budi menyebutkan ketiga virus varian baru ini sudah menyebar di 9 negara. Karena itu Pemerintah terus meneliti dan memantau persebarannya agar tidak masuk ke Indonesia.
Baca Juga:IDEAS: Herd Immunity Sulit Dicapai Meski Vaksinasi Massal Telah Optimal