home sosok muslim

Kisah KH Miftachul Akhyar Jadi Ulama Besar, Pernah Didiamkan Abah karena Berhenti Mondok

Selasa, 22 Oktober 2024 - 04:00 WIB
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar .
KH Miftachul Akhyar adalah pimpinan tertinggi di jamiyah Nahdlatul Ulama (NU). Kiai asal Surabaya ini menjabat sebagai Rais Aam PBNU 2022-2027.

Pengasuh Pesantren Miftachussunnah Surabaya ini merupakan putra kedelapan dari tiga belas bersaudara dari KH Abdul Ghoni.

Bagaimana kisah perjalanan Kiai Miftah saat masih menjadi santri hingga saat ini sebagai pimpinan paling tinggi di NU?

Menuntut ilmu di pondok pesantren atau nyantri menjadi pengalaman berharga bagi banyak orang. Termasuk bagi tokoh yang saat ini memimpin organisasi Nahdlatul Ulama, KH Miftachul Akhyar.

Kiai Miftah pernah menceritakan pengalamannya sebagai santri. Menurutnya, pendidikannya semasa kecil ada di lingkungan rumah, pernah sekolah di Sekolah Rakjat atau SR (kini SD) namun hanya sampai kelas 5 saja.

Baca juga:Profil Nasaruddin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal yang Ditunjuk Jadi Menteri Agama

“Sejak kecil saya pendidikannya ya di rumah, dulu ada sekolah SR, ikut pendidikan itu sampai kelas 5. Jadi kemungkinan usia-usia yang masih 8 tahun, lalu mondok,” kata Kiai Miftach dikutip dari NU Online.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya