Seni dan Budaya Indonesia Tampil di Pasar Senggol Jerman
Garry Talentedo Kesawa
Selasa, 14 September 2021 - 21:10 WIB
Pertunjukkan seni dan budaya Indonesia di Pasar Senggol Jerman, Koln. (Foto: Dok. KJRI Frankfurt)
Penampilan seni dan budaya Indonesia berhasil memukau publik Jerman dalam acara "Pasar Senggol" yang diselenggarakan di kota Köln, Jerman. Kegiatan ini merupakan bazaar tahunan yang diadakan organisasi Deutsch-Indonesische Gesselschaft (DIG) e.V. Köln untuk memperkenalkan makanan dan produk Indonesia kepada masyarakat di kota Köln.
Di Pasar Senggol tahun ini, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Frankfurt bekerja sama dengan DIG e.V. Köln menghadirkan penampilan seni dan budaya Indonesia yang diselenggarakan dalam sebuah ruang auditorium dengan maksimal pengunjung 65 orang dan penerapan protokol Kesehatan.
Berbagai tarian tradisional turut ditampilkan, seperti Tari Ngarojeng, Tari Bapang, Tari Enggang, dan Tari Saman. Selain itu, ada juga penampilan angklung dari grup musik ANSA, Pencak Silat, dan penampilan musik dari Reiner Scheunemann dari grup musik Londo Jowo Kabeh.
Baca juga:Ada Cafe Dangdut di Jantung Bisnis Negeri Paman Sam
Konsul Jenderal RI di Frankfurt, Acep Somantri menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada DIG e.V. Köln atas upaya dan kerja kerasnya dalam menyelenggarakan Pasar Senggol di tengah situasi pandemi Covid-19.
"Semoga kegiatan ini dapat terus menumbuhkan semangat kita dalam melawan Covid-19 sekaligus sebagai bentuk kontribusi nyata kita dalam mempromosikan Indonesia di Jerman," kata Acep.
Pasar Senggol juga menghadirkan bazaar makanan Indonesia, mulai dari nasi campur Bali, sate ayam, bubur ayam, bakmi goreng, soto ayam, dan es teler. Produk-produk Indonesia lainnya seperti pakaian batik, kain tradisional dan kerajinan tangan turut dihadirkan.
Di Pasar Senggol tahun ini, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Frankfurt bekerja sama dengan DIG e.V. Köln menghadirkan penampilan seni dan budaya Indonesia yang diselenggarakan dalam sebuah ruang auditorium dengan maksimal pengunjung 65 orang dan penerapan protokol Kesehatan.
Berbagai tarian tradisional turut ditampilkan, seperti Tari Ngarojeng, Tari Bapang, Tari Enggang, dan Tari Saman. Selain itu, ada juga penampilan angklung dari grup musik ANSA, Pencak Silat, dan penampilan musik dari Reiner Scheunemann dari grup musik Londo Jowo Kabeh.
Baca juga:Ada Cafe Dangdut di Jantung Bisnis Negeri Paman Sam
Konsul Jenderal RI di Frankfurt, Acep Somantri menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada DIG e.V. Köln atas upaya dan kerja kerasnya dalam menyelenggarakan Pasar Senggol di tengah situasi pandemi Covid-19.
"Semoga kegiatan ini dapat terus menumbuhkan semangat kita dalam melawan Covid-19 sekaligus sebagai bentuk kontribusi nyata kita dalam mempromosikan Indonesia di Jerman," kata Acep.
Pasar Senggol juga menghadirkan bazaar makanan Indonesia, mulai dari nasi campur Bali, sate ayam, bubur ayam, bakmi goreng, soto ayam, dan es teler. Produk-produk Indonesia lainnya seperti pakaian batik, kain tradisional dan kerajinan tangan turut dihadirkan.