Kurangi Pengangguran, Berdayakan Emak-emak dari Nilai Tambah Produk Olahan Lele
Mahmuda attar hussein
Rabu, 15 September 2021 - 12:19 WIB
Salah satu olahan lele. Foto: Youtube CapCapung
Berbicara ikan lele, bukan hal yang asing di telinga banyak orang. Ikan konsumsi bersungut ini, tidak pernah habis permintaannya di pasaran, karena harganya pun terbilang terjangkau bagi masyarakat.
Selain dijual di pasar dengan kondisi hidup, ikan lele juga sering ditemui di warung pecel lele yang banyak menjamur di pinggir jalan. Hal ini mendorong banyak pihak, individu atau kelompok terjun dalam bisnis lele.
Seperti yang dilakukan oleh kelompok budi daya perikanan Wono Mina Sari, di daerah Wonosari, Magelang. Ketua Kelompok Budi Daya Perikanan Wono Mina Sari, Andi Susanto mengatakan, dengan memanfaatkan budi daya lele, ia mampu memberdayakan kelompoknya sehingga bisa mendapatkan penghasilan tambahan.
Kelompok perikanan ini sudah berdiri sejak 2009. Dari awal, pihaknya berusaha untuk membuat sebuah komunitas budi daya ikan lele. Namun dari penuturan Andi, pada awal kelompoknya dibentuk masih sering mengalami banyak kegagalan.
Menurutnya, kegagalan itu dialami akibat kekeliruan saat pemilihan induk ikan lele. Sehingga, ia dan kelompoknya mulai berusaha mencari indukan lele berkualitas agar menghasilkan bibit lele unggul.
Baca juga:Komedian Azis Gagap Terjun Bisnis Hewan Ternak, Laris Manis Saat Lebaran
Dari situ, kelompok budi daya perikanan Wono Mina Sari mulai membuat sebuah kawasan perikanan yang menampung proses pembibitan, pembesaran, dan hasil olahan. Hasil olahan kelompoknya tersebut memberdayakan kaum emak-emak di lingkungan sekitarnya.
Selain dijual di pasar dengan kondisi hidup, ikan lele juga sering ditemui di warung pecel lele yang banyak menjamur di pinggir jalan. Hal ini mendorong banyak pihak, individu atau kelompok terjun dalam bisnis lele.
Seperti yang dilakukan oleh kelompok budi daya perikanan Wono Mina Sari, di daerah Wonosari, Magelang. Ketua Kelompok Budi Daya Perikanan Wono Mina Sari, Andi Susanto mengatakan, dengan memanfaatkan budi daya lele, ia mampu memberdayakan kelompoknya sehingga bisa mendapatkan penghasilan tambahan.
Kelompok perikanan ini sudah berdiri sejak 2009. Dari awal, pihaknya berusaha untuk membuat sebuah komunitas budi daya ikan lele. Namun dari penuturan Andi, pada awal kelompoknya dibentuk masih sering mengalami banyak kegagalan.
Menurutnya, kegagalan itu dialami akibat kekeliruan saat pemilihan induk ikan lele. Sehingga, ia dan kelompoknya mulai berusaha mencari indukan lele berkualitas agar menghasilkan bibit lele unggul.
Baca juga:Komedian Azis Gagap Terjun Bisnis Hewan Ternak, Laris Manis Saat Lebaran
Dari situ, kelompok budi daya perikanan Wono Mina Sari mulai membuat sebuah kawasan perikanan yang menampung proses pembibitan, pembesaran, dan hasil olahan. Hasil olahan kelompoknya tersebut memberdayakan kaum emak-emak di lingkungan sekitarnya.