Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Kurangi Pengangguran, Berdayakan Emak-emak dari Nilai Tambah Produk Olahan Lele

mahmuda attar hussein Rabu, 15 September 2021 - 12:19 WIB
Kurangi Pengangguran, Berdayakan Emak-emak dari Nilai Tambah Produk Olahan Lele
Salah satu olahan lele. Foto: Youtube CapCapung
LANGIT7.ID, Magelang - Berbicara ikan lele, bukan hal yang asing di telinga banyak orang. Ikan konsumsi bersungut ini, tidak pernah habis permintaannya di pasaran, karena harganya pun terbilang terjangkau bagi masyarakat.

Selain dijual di pasar dengan kondisi hidup, ikan lele juga sering ditemui di warung pecel lele yang banyak menjamur di pinggir jalan. Hal ini mendorong banyak pihak, individu atau kelompok terjun dalam bisnis lele.

Seperti yang dilakukan oleh kelompok budi daya perikanan Wono Mina Sari, di daerah Wonosari, Magelang. Ketua Kelompok Budi Daya Perikanan Wono Mina Sari, Andi Susanto mengatakan, dengan memanfaatkan budi daya lele, ia mampu memberdayakan kelompoknya sehingga bisa mendapatkan penghasilan tambahan.

Kelompok perikanan ini sudah berdiri sejak 2009. Dari awal, pihaknya berusaha untuk membuat sebuah komunitas budi daya ikan lele. Namun dari penuturan Andi, pada awal kelompoknya dibentuk masih sering mengalami banyak kegagalan.
Kurangi Pengangguran, Berdayakan Emak-emak dari Nilai Tambah Produk Olahan Lele
Menurutnya, kegagalan itu dialami akibat kekeliruan saat pemilihan induk ikan lele. Sehingga, ia dan kelompoknya mulai berusaha mencari indukan lele berkualitas agar menghasilkan bibit lele unggul.

Baca juga: Komedian Azis Gagap Terjun Bisnis Hewan Ternak, Laris Manis Saat Lebaran

Dari situ, kelompok budi daya perikanan Wono Mina Sari mulai membuat sebuah kawasan perikanan yang menampung proses pembibitan, pembesaran, dan hasil olahan. Hasil olahan kelompoknya tersebut memberdayakan kaum emak-emak di lingkungan sekitarnya.

Bahkan warga di sekitarnya juga turut terbantu dengan adanya kelompok budi daya ini. Pasalnya akibat pandemi Covid-19 yang melanda dunia hingga dampaknya cukup terasa di tanah air, juga berimbas pada banyak warga di sekitarnya yang terkena pemutusan hubungan kerja dari tempat mereka bekerja.

Untuk mengurangi tingkat pengangguran di lingkungannya, Andi mengajak para warganya untuk bisa bergabung dan berkontribusi mengembangkan budi daya perikanan kelompoknya.

“Jadi mereka terbagi tugasnya, mulai dari budi daya, pembibitan, dan kurir pengiriman ke lokasi masing-masing konsumen,” ujarnya dikanal Youtube CapCapung.

Andi menuturkan, produk dari kelompoknya tersebut dijual dengan memanfaatkan media sosial. Dengan melakukan hal itu, Andi dan kelompoknya mendapatkan banyak manfaat, seperti memberdayakan masyarakat sekitarnya agar bisa tetap mendapatkan penghasilan.
Kurangi Pengangguran, Berdayakan Emak-emak dari Nilai Tambah Produk Olahan Lele
Selain itu, Andi juga berupaya untuk terus meningkatkan kreativitas kaum emak-emak di lingkungannya agar bisa terus berinovasi dalam pengolahan ikan lele. Ia membebaskan kepada emak-emak agar bisa membuat olahan ikan lele apa pun yang memiliki nilai di pasaran.

“Jadi kami bagikan ikan lele kepada emak-emak di sini, agar mereka bisa berkreasi. Nanti setelah sudah menjadi produk olahan, kita bersama pengurus membantu memasarkan produk olahan tersebut. Alhamdulillah berkat itu semua, produk kami sudah mencakup hampir di seluruh wilayah Kabupaten Magelang,” tuturnya.

Beberapa produk olahan dari kelompok budi dayanya yang banyak diminati di pasaran, di antaranya lele segar berbumbu, steak lele, pastel lele, tahu lele, dan produk olahan lainnya. Kelompok budi daya Wono Mina Sari ini juga tengah berinovasi membuat lele asap untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing.

“Alat pengasapan ini kami buat sendiri dengan menggunakan drum. Hasil olahan ikan lele asap itu pun Alhamdulillah banyak peminatnya,” kata dia.

Baca juga: Tinggalkan Bisnis di Ibu Kota, Muslim Ini Putuskan Pulang Kampung Beternak Kambing

Kendala yang dirasakan di kelompok budi daya ini adalah ketersediaan air bersih untuk pengairan ikan di kolam. Untuk itu, Andi bersama kelompoknya berupaya mengakali hal tersebut dengan menggunakan kolam terpal dan damber, serta kolam fiber.

Sementara untuk sistem pemeliharan, kelompok budi daya perikanan Wono Mina Sari ini menggunakan sistem bioflok. Selain itu, dengan pakan fermentasi Andi dan kelompoknya mampu memanen ikan lele selama 50 hari.

“Kita tebar lele ukuran 6-8 sentimeter, dalam 50 hari kita bisa panen sejumlah sembilan ekor per kilogramnya. Kami juga mengutamakan pakan berkualitas dan menghindari pakan dari tiren dan lainnya, karena kami mengedepankan higienitas dalam budi daya ini,” jelasnya.

Kunci dalam budi daya ikan lele, lanjut Andi, adalah bagaimana pebudi daya bisa memelihara air dengan baik. Sebab, pertumbuhan dan kesehatan ikan di kolam sangat bergantung dengan kualitas air yang ada.

Sehingga ia berupaya tetap menjaga kualitas airnya tetap dalam kondisi yang baik. Untuk itu, ia menegaskan kepada para pebudi daya untuk tidak terburu-buru memasukkan ikan ke dalam sebelum air dikelola dengan baik.

“Selain itu, proses pemberian pakan lele juga harus teratur dan terukur. Kalau di sini,kami cukup memberi makan sebanyak dua kali sehari,” jelasnya.

Andi menambahkan, idealnya dalam budi daya ikan lele diusahakan kolam tidak langsung terkena panas sinar matahari atau pun air hujan. Walaupun ikan lele memiliki ketahanan hidup yang cukup kuat, tapi ikan lele juga rentan terhadap penyakit jika langsung terkena sinar matahari dan air hujan.

“Maka di sini pun kami usahakan kolam berada di bawah atap. Sehingga, hasil yang bisa didapatkan cukup maksimal,” imbuhnya.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)