home sosok muslim

Sosok Zainab as-Sulami, Ahli Hadits Perempuan Cucu Syekh Izzuddin bin Abdissalam

Selasa, 12 November 2024 - 13:00 WIB
ilustrasi
Zainab as-Sulami merupakan anak dari al-Khatib Badruddin Yahya, seorang ulama besar di masanya. Dia mempunyai nama lengkap Ummu ‘Umar Zainab binti Yahya bin Abdul Aziz (Izzuddin) bin Abdussalam bin Abil Qasim bin al-Hasan bin Muhammad as-Sulami ad-Dimasyqi.

Tajuddin Abdul Wahhab as-Subki dalam Mu’jam asy-Syuyûkh menyebutkan bahwa kakek Zainab as-Sulami dari pihak ayah adalah Syekh Izzuddin bin Abdissalam as-Sulami yang mendapat gelar Sulthânul Ulamâ’ (sultannya para ulama). [Beirut: Dar al-Gharb al-Islami, 2004], hal. 579). Zainab as-Sulami lahir pada tahun 648 H dari keluarga ulama.

Guru pertamanya adalah ayahnya sendiri, kemudian ia belajar kepada ulama lainnya. Dalam catatan Imam as-Subki, Zainab belajar pada banyak ulama, di antaranya adalah ‘Utsman bin Ali al-Qarafah (w. 656 H), ‘Umar bin Abi Nashr al-Jazari, Ibrahim bin Khalil, Abdurrahman al-Yaldani (w. 655 H), dan Muhammad bin Sulaiman ash-Shaqali.

Baca juga: Kisah Hamza Piccardo, Mualaf Penerjemah Al-Qur'an ke Bahasa Italia

Pada tahun 650 H ia mendapatkan ijazah (sanad hadits) dari Abdurrahman bin al-Hasib Makki as-Silafi dari Mesir (w. 651 H). Ia diberikan hak untuk menyampaikan hadits-hadits yang didapatkannya. Ia juga mengambil hadits dari Khalid bin Yusuf an-Nabulsi (w. 663 H). (Tajuddin Abdul Wahhab as-Subki, hal. 579).

Muhammad Khair Ramadhan Yusuf dalam al-Muallâfat min al-Nisâ’ wa Muallafâtihinna fî al-Târîkh al-Islâmî menyebut bahwa Zainab al-Sulami juga memegang sanad al-Mu’jam al-Shaghîr karya Imam ath-Thabrani secara langsung dan tersambung (bil simâ al-muttashil). [Beirut: Dar Ibn Hazm, 2000], hal 54).

Dia memiliki banyak murid. Di antaranya adalah Tajuddin as-Subki (w. 771 H) dan al-Qasim bin Muhammad al-Birzali (w. 739 H).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya