home sports

VIRAL! Sejarah Lagu You'll Never Walk Alone: Simbol Kebanggaan Suporter Liverpool yang Mendunia

Kamis, 14 November 2024 - 08:42 WIB
VIRAL! Sejarah Lagu You'll Never Walk Alone: Simbol Kebanggaan Suporter Liverpool yang Mendunia
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Suara stadion yang dipenuhi ribuan suporter sepak bola menyanyikan 'You'll Never Walk Alone' secara serempak telah menjadi salah satu momen paling menggetarkan dalam sepak bola modern. Lagu yang begitu ikonik ini telah diadopsi oleh berbagai klub dan selalu menciptakan atmosfer luar biasa saat dinyanyikan oleh para pendukung menjelang pertandingan.

Lagu ini paling erat dikaitkan dengan Liverpool Football Club. Para suporter fanatik yang duduk di tribun The Kop telah menghasilkan beberapa penampilan paling memukau dari lagu yang membangkitkan semangat ini, terutama pada malam-malam besar pertandingan Eropa.

Baca juga: Southampton Bidik Wonderkid Peterborough, Kwame Poku Jadi Incaran Utama di Bursa Transfer Januari

Bagaimana You'll Never Walk Alone menjadi himne Liverpool? Lagu ini berasal dari musikal 'Carousel' karya Rodgers dan Hammerstein tahun 1945. Namun versi yang diadopsi suporter Liverpool adalah cover tahun 1963 oleh Gerry and the Pacemakers. Cover ini menjadi sukses besar bagi band asal Liverpool tersebut dan mencapai posisi pertama di UK Singles Chart selama empat minggu berturut-turut.

Lagu yang menduduki tangga lagu teratas ini dengan cepat mendapat popularitas di komunitas Liverpool dan segera menjadi himne sepak bola The Reds. Menurut cerita rakyat, Gerry Marsden (vokalis Gerry and the Pacemakers) memberikan salinan single tersebut kepada manajer Liverpool saat itu, Bill Shankly, selama perjalanan pramusim 1963. Manajer legendaris itu dikatakan "terpesona" oleh lagu tersebut.

Baca juga: Manchester United Bidik Bintang Liga Portugal Seharga Rp1,2 Triliun, Ruben Amorim Beri Kode?

Sejak saat itu, lagu ini selalu diputar sebelum setiap pertandingan kandang Liverpool di Anfield. Klub bahkan akhirnya menambahkan "You'll Never Walk Alone" ke lambang klub dan menggunakannya sebagai motto resmi. Lautan syal merah yang diangkat suporter Liverpool di The Kop saat menyanyikan himne mereka sebelum pertandingan telah menjadi salah satu gambar paling ikonik dalam olahraga.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya