Nabi SAW Larang Meniup Makanan dan Minuman Panas, Ini 3 Alasan Ilmiahnya!
Esti setiyowati
Sabtu, 16 November 2024 - 17:19 WIB
Ilustrasi makanan panas. Foto: Pexels/Jana Ohajdova.
Rasulullah shalallahu alaihi wasallam adalah teladan bagi umat Islam. Setiap ajaran, anjuran bahkan kebiasaan Nabi SAW menyimpan maksud dan tujuan yang baik.
Ada satu kebiasaan unik yang dilakukan Nabi Muhammad saw saat makan, yaitu tidak meniup makanan yang panas. Rasulullah memerintahkan dan memberi contoh agar tidak meniup makanan yang panas.
Baca juga: 5 Kebiasaan Rasulullah SAW Jelang Tidur, Berwudhu hingga Miring Kanan
Diriwayatkan oleh Abu Dawud At-Tirmidzi tentang larangan meniup makanan atau minuman panas.
وعن ابن عباس رضي اللّه عنهما أن النبي نهى أن يتنفس في الإناء أو ينفخ فيه
Artinya, “Dari Ibnu Abbas RA, bahwa Nabi Muhammad SAW melarang pengembusan nafas dan peniupan (makanan atau minuman) pada bejana,” (HR Abu Dawud dan At-Tirmidzi).
Kemudian, dalam sebuah hadis riwayat Imam al-Bukhari memang disebutkan anjuran Rasulullah SAW untuk tidak meniup makanan.
Ada satu kebiasaan unik yang dilakukan Nabi Muhammad saw saat makan, yaitu tidak meniup makanan yang panas. Rasulullah memerintahkan dan memberi contoh agar tidak meniup makanan yang panas.
Baca juga: 5 Kebiasaan Rasulullah SAW Jelang Tidur, Berwudhu hingga Miring Kanan
Diriwayatkan oleh Abu Dawud At-Tirmidzi tentang larangan meniup makanan atau minuman panas.
وعن ابن عباس رضي اللّه عنهما أن النبي نهى أن يتنفس في الإناء أو ينفخ فيه
Artinya, “Dari Ibnu Abbas RA, bahwa Nabi Muhammad SAW melarang pengembusan nafas dan peniupan (makanan atau minuman) pada bejana,” (HR Abu Dawud dan At-Tirmidzi).
Kemudian, dalam sebuah hadis riwayat Imam al-Bukhari memang disebutkan anjuran Rasulullah SAW untuk tidak meniup makanan.