Keindahan Masjid Biru UAE, Desain Bertingkat yang Memukau di Abu Dhabi
Nabil
Ahad, 17 November 2024 - 13:19 WIB
Keindahan Masjid Biru UAE, Desain Bertingkat yang Memukau di Abu Dhabi
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Warna biru memiliki makna mendalam dalam estetika Islam. Mulai dari kilauan safir hingga kelembutan pastel atau nuansa tengah malam yang kaya dan tenang, warna biru telah digunakan dalam arsitektur Islam, pakaian, seni, tembikar, keramik, bahkan dalam mendesain dan menulis Al-Quran.
Warna ini dikaitkan dengan keluasan dan kedalaman alam semesta yang tak terjangkau, sebuah konsep yang langsung berhubungan dengan kekuasaan dan keagungan ciptaan Allah.
Baca juga: Bangkit dari Kehancuran, Masjid Bersejarah di Irak Ini Kembali Megah
Biru juga menjadi warna salah satu masjid paling unik di UAE. Masjid Ali Mohammed Sadeq Albulushi, yang sering disebut sebagai Masjid Biru, menggunakan warna ini dalam berbagai cara – baik untuk struktur maupun interior bangunannya.
Terletak di Al Samha, Abu Dhabi, dekat jalan raya E11, masjid ini juga dianggap oleh banyak wisatawan sebagai penanda setengah perjalanan antara Dubai dan Abu Dhabi.
Dibuka pada tahun 2017, masjid ini dapat menampung sekitar 2.000 jamaah, dan dilengkapi area shalat terpisah untuk wanita.
Salah satu elemen yang langsung menarik perhatian adalah kontras antara tinggi dua menara yang besar dengan atap bertingkat yang lebih rendah dengan kubah yang relatif lebih kecil. Di banyak masjid, kubah biasanya menjadi elemen pusat struktur, dengan bentuk besar dan desain ornamennya yang menarik perhatian.
Warna ini dikaitkan dengan keluasan dan kedalaman alam semesta yang tak terjangkau, sebuah konsep yang langsung berhubungan dengan kekuasaan dan keagungan ciptaan Allah.
Baca juga: Bangkit dari Kehancuran, Masjid Bersejarah di Irak Ini Kembali Megah
Biru juga menjadi warna salah satu masjid paling unik di UAE. Masjid Ali Mohammed Sadeq Albulushi, yang sering disebut sebagai Masjid Biru, menggunakan warna ini dalam berbagai cara – baik untuk struktur maupun interior bangunannya.
Terletak di Al Samha, Abu Dhabi, dekat jalan raya E11, masjid ini juga dianggap oleh banyak wisatawan sebagai penanda setengah perjalanan antara Dubai dan Abu Dhabi.
Dibuka pada tahun 2017, masjid ini dapat menampung sekitar 2.000 jamaah, dan dilengkapi area shalat terpisah untuk wanita.
Salah satu elemen yang langsung menarik perhatian adalah kontras antara tinggi dua menara yang besar dengan atap bertingkat yang lebih rendah dengan kubah yang relatif lebih kecil. Di banyak masjid, kubah biasanya menjadi elemen pusat struktur, dengan bentuk besar dan desain ornamennya yang menarik perhatian.