Geger! Asisten Netanyahu dan Tentara Israel Terjerat Kasus Kebocoran Dokumen yang Mengguncang Negara
Nabil
Jum'at, 22 November 2024 - 06:40 WIB
Geger! Asisten Netanyahu dan Tentara Israel Terjerat Kasus Kebocoran Dokumen yang Mengguncang Negara
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Jaksa negara Israel pada Kamis ini mengajukan tuntutan terhadap asisten Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Eli Feldstein didakwa menyebarkan dokumen rahasia dengan maksud merugikan negara. Kasus ini telah mengguncang Israel di tengah perang yang sedang berkecamuk di berbagai front.
Feldstein dituduh secara ilegal memperoleh dan membocorkan informasi militer sensitif. Tujuannya adalah untuk mempengaruhi opini publik dan mengurangi tekanan terhadap Netanyahu agar tidak membuat konsesi besar dalam upaya pembebasan sandera Israel di Gaza.
Seorang tentara Israel juga secara terpisah didakwa karena menyerahkan dokumen tersebut kepada Feldstein. Dokumen yang diduga diambil dari Gaza ini mengisyaratkan bahwa militan Hamas ingin menimbulkan perpecahan dalam masyarakat Israel untuk mendapatkan kesepakatan sandera yang menguntungkan mereka.
Baca juga: ICC Keluarkan Surat Penangkapan, Netanyahu: Kami Tak Akan Menyerah!
Kedua pria tersebut membantah tuduhan yang dapat membuat mereka dipenjara dalam waktu lama. Netanyahu sendiri tidak didakwa, namun para pendukungnya menuduh jaksa melakukan perburuan penyihir yang bermotif politik di tengah situasi darurat nasional.
"Mereka mencoba membungkam orang-orang. Dan kami tidak menerimanya. Sudah cukup," kata Shoshana Edasis, salah satu dari puluhan demonstran pro-pemerintah yang berdemo di depan pengadilan pada Kamis. "Orang-orang mulai bangkit dan memahami bahwa kita sedang kehilangan demokrasi kita."
Salinan dakwaan yang dilihat media menyebutkan kedua tersangka telah menciptakan mekanisme untuk menyampaikan informasi yang melewati protokol resmi dalam berbagi dokumen semacam itu.
Feldstein dituduh secara ilegal memperoleh dan membocorkan informasi militer sensitif. Tujuannya adalah untuk mempengaruhi opini publik dan mengurangi tekanan terhadap Netanyahu agar tidak membuat konsesi besar dalam upaya pembebasan sandera Israel di Gaza.
Seorang tentara Israel juga secara terpisah didakwa karena menyerahkan dokumen tersebut kepada Feldstein. Dokumen yang diduga diambil dari Gaza ini mengisyaratkan bahwa militan Hamas ingin menimbulkan perpecahan dalam masyarakat Israel untuk mendapatkan kesepakatan sandera yang menguntungkan mereka.
Baca juga: ICC Keluarkan Surat Penangkapan, Netanyahu: Kami Tak Akan Menyerah!
Kedua pria tersebut membantah tuduhan yang dapat membuat mereka dipenjara dalam waktu lama. Netanyahu sendiri tidak didakwa, namun para pendukungnya menuduh jaksa melakukan perburuan penyihir yang bermotif politik di tengah situasi darurat nasional.
"Mereka mencoba membungkam orang-orang. Dan kami tidak menerimanya. Sudah cukup," kata Shoshana Edasis, salah satu dari puluhan demonstran pro-pemerintah yang berdemo di depan pengadilan pada Kamis. "Orang-orang mulai bangkit dan memahami bahwa kita sedang kehilangan demokrasi kita."
Salinan dakwaan yang dilihat media menyebutkan kedua tersangka telah menciptakan mekanisme untuk menyampaikan informasi yang melewati protokol resmi dalam berbagi dokumen semacam itu.