Dari Soal Adab Hingga Tak Rela Digaji dari Pajak, Jadi Alasan Publik Bikin Petisi Copot Gus Miftah
Lusi mahgriefie
Rabu, 04 Desember 2024 - 23:17 WIB
Dari Soal Adab Hingga Tak Rela Digaji dari Pajak, Jadi Alasan Publik Bikin Petisi Copot Gus Miftah
LANGIT7.ID-Jakarta;Tak butuh waktu lama untuk mengumpulkan tanda tangan pada petisi “Copot Gus Miftah dari Jabatan Utusan Presiden”. Tidak sampai satu hari sejak diterbitkan, petisi tersebut sudah hampir mencapai target.
Petisi yang dimulai oleh Dika Prakasa tersebut disebar berantai melalui Whatsapp, Facebook dan berbagai platform media sosial. Di sana tertulis petisi dimulai pada Rabu 4 Desember 2024, dengan mempetisi Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga: Muncul Petisi Copot Gus Miftah dari Jabatan Utusan Presiden, 4.000 Lebih Tanda Tangan Terkumpul Super Kilat
Dari laman petisi tersebut terdapat kolom “alasan menandatangani”. Terlihat ada beragam alasan dikemukakan dan semuanya berisi komentar negatif terhadap Miftah. Antara lain:
“Saya nggak rela pajak saya digunakan untuk bayar orang nirempati dan ga mendidik kaya dia, mubazir!!” tulis hera si***
“Copot Gus Miftah karena telah menghina orang yang sedang berjuang keras untuk keluarganya apalagi sampaii menyebut kata goblok..” sahut kucay *
Baca juga: Sempat Tersinggung, Sunhaji Pedagang Es Teh Telah Memaafkan Gus Miftah
Petisi yang dimulai oleh Dika Prakasa tersebut disebar berantai melalui Whatsapp, Facebook dan berbagai platform media sosial. Di sana tertulis petisi dimulai pada Rabu 4 Desember 2024, dengan mempetisi Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga: Muncul Petisi Copot Gus Miftah dari Jabatan Utusan Presiden, 4.000 Lebih Tanda Tangan Terkumpul Super Kilat
Dari laman petisi tersebut terdapat kolom “alasan menandatangani”. Terlihat ada beragam alasan dikemukakan dan semuanya berisi komentar negatif terhadap Miftah. Antara lain:
“Saya nggak rela pajak saya digunakan untuk bayar orang nirempati dan ga mendidik kaya dia, mubazir!!” tulis hera si***
“Copot Gus Miftah karena telah menghina orang yang sedang berjuang keras untuk keluarganya apalagi sampaii menyebut kata goblok..” sahut kucay *
Baca juga: Sempat Tersinggung, Sunhaji Pedagang Es Teh Telah Memaafkan Gus Miftah