LANGIT7.ID-Jakarta; Permintaan maaf Gus Miftah terhadap Sunhaji, pria pedagang es teh keliling tidak lantas membersihkan nama Miftah. Publik sudah terlanjur sakit hati menyaksikan video rekaman saat Miftah mengolok-olok Sunhaji.
Buntut dari peristiwa tersebut, muncul petisi “Copot Gus Miftah dari Jabatan Utusan Presiden”. Sesuai nama petisinya, ramai-ramai berharap Miftah tidak lagi menjabat sebagai utusan presiden.
Baca juga: Sempat Tersinggung, Sunhaji Pedagang Es Teh Telah Memaafkan Gus MiftahPetisi yang dimulai oleh Dika Prakasa tersebut disebar berantai melalui Whatsapp, Facebook dan berbagai platform media sosial. Di sana tertulis petisi dimulai pada Rabu 4 Desember 2024, dengan mempetisi Presiden Prabowo Subianto.
![Muncul Petisi Copot Gus Miftah dari Jabatan Utusan Presiden, 4.000 Lebih Tanda Tangan Terkumpul Super Kilat]()
Pada laman petisi tertulis:
Seperti yang kita ketahui, saat ini Gus Miftah menjabat sebagai Utusan Khusus Presiden di pemerintahan yang dipimpin oleh bapak Prabowo Subianto. Publik tentu mempertanyakan apakah jabatan tersebut layak diterima oleh pribadi yang kerap membuat kegaduhan di masyarakat.
Baca juga: Ustaz Salim A Fillah Beri Beasiswa untuk Sekolah Anak Sunhaji Si Penjual Es TehAtas dasar peristiwa ini, saya membuat petisi agar teman-teman yang melihat petisi ini mau meluangkan waktunya untuk memberikan tanda tangan agar bapak Prabowo Subianto mempertimbangkan kembali jabatan yang diberikan ke Gus Miftah.
Dalam Pidato bapak sangat jelas bahwa bapak sangat menghormati, menghargai mereka-mereka yang bekerja sebagai pedagang, tukang bakso, nelayan, dan pekerja di lapisan masyarakat menengah lainnya. Mereka yang bekerja dan menghasilkan uang secara halal.
Baca juga: Gus Miftah Minta Maaf, Akui Khilaf Telah Hina Penjual Es TehTapi sekarang, salah satu utusan bapak memberikan contoh sebaliknya. Jika ini terus dibiarkanm secara tidak langsung pemerintahan yang bapak pimpin ikut tercoreng.
Apa yang dilakukan oleh Gus Miftah adalah gambaran karakter beliau, karena hal seperti ini sudah terjadi beberapa kali. Untuk itu, agar jajaran bapak sejalan dengan bapak, segera copot Gus Miftah!
Hingga terakhir dilihat pada Rabu pukul 23.30 WIB, tercatat sebanyak 4.818 tanda tangan sudah terkumpul (*)
(lam)