home edukasi & pesantren

Kisah Sahabat Nabi Thufail bin Amr: Periuknya Tak Pernah Turun dari Tungku

Senin, 16 Desember 2024 - 04:50 WIB
Kisah Sahabat Nabi Thufail bin Amr: Periuknya Tak Pernah Turun dari Tungku
LANGIT7.ID-Thufail bin Amr adalah bangsawan Arab yang terpandang. Pada masa jahiliah dia adalah kepala kabilah Daus. Dia termasuk pemimpin yang memiliki kharisma serta kewibawaan yang tinggi dan diperhitungkan orang. Periuknya tidak pernah turun dari tungku.

Pintu rumahnya tidak pernah tertutup bagi orang-orang yang bertamu. Dia senang memberi makan orang yang kelaparan, melindungi orang yang sedang ketakutan dan membantu setiap penganggur.

Di samping itu, dia adalah pujangga yang pintar dan cerdas. Penyair yang tajam dan berperasaan halus. Selalu tanggap terhadap yang manis dan yang pahit. Karyanya memesona bagaikan sihir.

Pada suatu ketika, Thufail meninggalkan negerinya Tihamah,’ menuju Makkah. Waktu itu konfrontasi antara Rasulullah SAW dengan kafir Quraisy semakin nyata. Masing-masing pihak berusaha memperoleh pengikut atau simpatisan guna memperkuat golongannya. Untuk itu, senjata Rasulullah SAW hanya berdo’a kepada Tuhannya, disertai iman dan kebenaran yang dibawanya.

Sedangkan kaum kafir Quraisy menegakkan impian mereka dengan kekuatan senjata, dan dengan segala macam cara untuk menghalangi orang banyak menjadi pengikut Nabi Muhammad.

Thufail terlibat dalam kemelut ini tanpa disengaja, karena kedatangannya ke Makkah bukan untuk melibatkan diri. Bahkan pertentangan antara Nabi Muhammad dengan kaum Quraiys belum pernah terlintas dalam pikirannya sebelum itu.

Pada suatu ketika kedatangan Thufail ke Makkah disambut agak luar biasa, berbeda dari hari-hari sebelumnya. "Aku ditempatkan di sebuah rumah istimewa. Kemudian para pemimpin dan pembesar Quraisy berdatangan menemuiku," ujar Thufail berkisah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya