home edukasi & pesantren

Perang Talas: Kisah 8000 Tentara China Tewas Menghadapi Pasukan Muslim

Rabu, 18 Desember 2024 - 18:42 WIB
Perang Talas: Kisah 8000 Tentara China Tewas Menghadapi Pasukan Muslim
LANGIT7.ID-Jakarta; Pada tahun 751, Kyrgyzstan menjadi neraka bagi tentara China yang kala itu diperintah Dinasti Tang (618-906). Sedikitnya 8000 tentara China tewas dalam pertempuran Talas, yakni perang antara Dinasti Abbasiyah dan Dinasti Tang. Hasilnya, invasi militer China ke Asia Tengah pun berakhir duka.

Perang ini dipicu invansi militer China ke Tibet. Pada tahun 670 M, China merebut wilayah strategis penting di Cekungan Tarim yang telah dimiliki Tibet.

Pada awal 700 M, China juga berhasil menggagalkan upaya Tibet membentuk kerajaan-kerajaan kecil di sisi belakang Tibet, yaitu Kashmir, Pamir dan Pegunungan Hindu Kush.

Pada tahun 747 M, China mengirim tentara yang dipimpin oleh Jendral etnis Korea terkenal yang bernama Kao Hsien Chin alias Go Seong-ji.

Setelah Dinasti Tang berhasil menguasai Kawasan Asia Tengah sepenuhnya, muncullah kekuatan Islam di Timur Tengah. Militer Islam di bawah payung Dinasti Abbasiyah dengan cepat melakukan penaklukan-penaklukan. Dari Spanyol dan Portugal di barat, di Afrika Utara dan Timur Tengah, dan ke kota-kota oasis Merv, Tashkent, dan Samarkand di timur, Arab penaklukan dengan kecepatan mengagumkan.

Invasi China ke Asia Tengah akhirnya juga menyedot perhatian Abbasiyah. Kala itu, China bersekutu dengan Ferghana mengerahkan 100.000 tentara. Sumber China menyebut 30 ribu orang terdiri 10 ribu pasukan pimpinan Kao Hsien-chih ditambah sekitar 20 ribu orang Turki Qurluc dan beberapa ribu pasukan Ferghana.

Sementara, pasukan Abbasiyah bersama sekutu mereka orang Uyghur (Turki) dan Tibet yang menurut sumber China berjumlah 100 ribu. Dari catatan Arab, informasi mengenai Pertempuran Talas didapatkan dari sejarawan Ibn al-Atsir (1160-1233) dan al-Dhahabi (1274-1348).
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya