Ustaz Irfan Rizki Haas dan UAH Bicara Soal Peringatan Hari Ibu
Esti setiyowati
Ahad, 22 Desember 2024 - 11:58 WIB
Ilustrasi. Foto: Pexels/Dwi Mesti Febriani.
Setiap tanggal 22 Desember dikenal sebagai Hari Ibu. Sebagian orang merayakan momen ini dengan ungkapan kasih sayang untuk sang ibu.
Tak jarang pula ada yang memberikan hadiah sebagai bentuk cinta.
Menanggapi perayaan Hari Ibu, pendakwah muda Ustaz Irfan Rizki Haas mengatakan setiap hari adalah hari ibu bukan hanya setahun sekali merayakannya.
Baca juga: 22 Desember Diperingati Hari Ibu, Simak Sejarah dan Tema 2024
"Cintanya kita pada ibunda kita bukan hanya setahun sekali. Sayangnya kita pada ibunda kita pun juga bukan hanya setahun sekali," kata Ustaz Irfan dalam salah satu kajian daring, dilihat Ahad (22/12/2024).
Pengasuh Pondok Pesantren Tahfizh Quran MAF Wonolelo, Wonosobo, Jawa Tengah ini menambahkan, masa bakti seorang anak pada orang tua, khususnya ibu, adalah sepanjang hidupnya.
"Sayang kita, cinta kita, kasih kita dan bentuk bakti kita kepada ibunda kita setiap hari. Sampai kita diwafatkan oleh Allah SWT," terangnya.
Tak jarang pula ada yang memberikan hadiah sebagai bentuk cinta.
Menanggapi perayaan Hari Ibu, pendakwah muda Ustaz Irfan Rizki Haas mengatakan setiap hari adalah hari ibu bukan hanya setahun sekali merayakannya.
Baca juga: 22 Desember Diperingati Hari Ibu, Simak Sejarah dan Tema 2024
"Cintanya kita pada ibunda kita bukan hanya setahun sekali. Sayangnya kita pada ibunda kita pun juga bukan hanya setahun sekali," kata Ustaz Irfan dalam salah satu kajian daring, dilihat Ahad (22/12/2024).
Pengasuh Pondok Pesantren Tahfizh Quran MAF Wonolelo, Wonosobo, Jawa Tengah ini menambahkan, masa bakti seorang anak pada orang tua, khususnya ibu, adalah sepanjang hidupnya.
"Sayang kita, cinta kita, kasih kita dan bentuk bakti kita kepada ibunda kita setiap hari. Sampai kita diwafatkan oleh Allah SWT," terangnya.