Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 24 Mei 2026
home global news detail berita

22 Desember Diperingati Hari Ibu, Simak Sejarah dan Tema 2024

haris budiman Sabtu, 21 Desember 2024 - 17:19 WIB
22 Desember Diperingati Hari Ibu, Simak Sejarah dan Tema 2024
22 Desember diperingati sebagai Hari Ibu. (kredit: KPKNL Singaraja via kemenkeu.go.id)
LANGIT7.ID-Minggu, 22 Desember 2024 besok, akan diperingati sebagai Hari Ibu. Seperti apa sejarah dan tema untuk peringatan tahun 2024?

Setiap tanggal 22 Desember, peringatan Hari Ibu dilaksanakan di Indonesia. Peringatan Hari Ibu adalah sebagai cara mengapresiasi dan menghormati kaum Ibu.

Mengingat peran para Ibu yang demikian penting dalam melahirkan dan mendidik generasi bangsa, maka Hari Ibu adalah peringatan khusus untuk mereka.

Sejarah Hari Ibu

Sebagaimana dikutip dari tulisan djkn.kemenkeu.go.id, sejarah Hari Ibu merujuk pada Kongres Perempuan Indonesia pertama yang dilaksanakan pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta di sebuah gedung Dalem Joyodipuran milik Raden Tumenggung Joyodipero.

Kongres Perempuan Indonesia I dihadiri sekitar 30 organisasi wanita yang menyebar di Jawa dan Sumatera.

Para perempuan tersebut terinspirasi dari perjuangan wanita era abad ke-19 untuk berjuang melawan para penjajah.

Tujuan pengadaan Kongres Perempuan Indonesia I adalah mempersatukan cita-cita dan usaha memajukan wanita Indonesia.

Selain itu untuk menyambung pertalian antara perkumpulan-perkumpulan wanita Indonesia. Kongres Indonesia Perempuan I melahirkan dua hal besar yang berdampak bagi kehidupan perempuan Indonesia, yaitu:

1. Muncul hasrat untuk membentuk organisasi yang solid dengan kehadiran "Perserikatan Perempuan Indonesia (PPI)".

2. Melahirkan tiga mosi yang merajuk pada kemajuan perempuan, seperti tuntutan penambahan sekolah rendah untuk perempuan, perbaikan aturan dalam pernikahan, perbaikan aturan mengenai dukungan janda dan anak yatim.

Setelah itu, diadakan kongres lanjutan, yaitu Kongres Perempuan II, III, dan IV. Pada Kongres Perempuan III yang diadakan di Bandung pada 23-27 Juli 1938, mereka membahas mengenai tuntutan persamaan hak dan harga antara pria dan wanita. Persamaan itu juga harus dilandasi oleh kodrat serta kewajiban masing-masing.

Lebih lanjut, kongres ini menyetujui pula RUU tentang perkawinan modern yang disusun oleh Ny. Maria Ulfah. Dalam kongres ini pula Hari Ibu ditetapkan pada 22 Desember, yang merupakan tanggal berdirinya federasi perkumpulan wanita bernama Perserikatan Perempuan Indonesia (PPI).

Kemudian berdasarkan Keppres Nomor 316 Tahun 1959 tentang Hari-hari Nasional yang Bukan Hari Libur, pemerintah telah meresmikan Hari Ibu menjadi hari nasional.

Tema Hari Ibu 22 Desember 2024

Dalam siaran pers yang diterbitkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), bahwa Peringatan Hari Ibu (PHI) 2024 ke-96 mengangkat tema “Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya, Menuju Indonesia Emas 2045”

Menteri PPPA Arifah Choiri Fauzi mengatakan makna dari "Perempuan Menyapa" melambangkan keterlibatan aktif perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, baik di tingkat keluarga, masyarakat, maupun dalam pembangunan bangsa.

Sedangkan "Perempuan Berdaya" mencerminkan perempuan yang memiliki kekuatan, kemampuan, dan keberanian untuk menentukan jalan hidupnya, memberikan kontribusi nyata, dan memperjuangkan hak-haknya. Ketika perempuan berdaya, keluarga menjadi lebih sejahtera, masyarakat menjadi lebih inklusif, dan bangsa menjadi lebih kuat.

Sementara itu, "Menuju Indonesia Emas 2045" mengingatkan kita pada visi besar bangsa untuk mencapai puncak kemajuan pada usia 100 tahun Indonesia merdeka.

Dalam perjalanan menuju Indonesia Emas, perempuan memainkan peran yang sangat penting. Mereka merupakan pilar utama pembangunan karena perempuan mengisi hampir separuh populasi Indonesia.

"Tema ini mengandung makna mendalam yang mengingatkan kita semua akan pentingnya peran perempuan dalam mewujudkan masa depan bangsa. Oleh karena itu, tema ini tidak hanya menjadi pengingat, tetapi juga panggilan bagi kita semua untuk terus memperkuat peran perempuan di semua sektor.

Dengan memberikan akses yang setara dalam pendidikan, pekerjaan, kesehatan, dan politik, kita sedang membangun fondasi yang kokoh untuk Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing global,” ujar Menteri PPPA.

PHI ke-96 Tahun 2024 pada 22 Desember akan dilaksanakan secara hybrid di Kota Tangerang, Banten.

Arifah Fauzi mengungkapkan Peringatan Hari Ibu tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga pengingat akan pentingnya peran perempuan dalam keluarga, masyarakat, dan pembangunan bangsa sekaligus momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun Indonesia yang lebih maju.(*)

(hbd)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 24 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)