Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home global news detail berita

Hari Ibu, Kewajiban Bersyukur dan Berbakti Sepanjang Hayat

tim langit 7 Senin, 22 Desember 2025 - 07:57 WIB
Hari Ibu, Kewajiban Bersyukur dan Berbakti Sepanjang Hayat
Oleh: Anwar Abbas

LANGIT7.ID-Hari Ibu bukan sekadar perayaan simbolik tahunan, melainkan momentum refleksi tentang peran seorang ibu yang tak tergantikan dalam kehidupan manusia. Sejak awal kehidupan, ibu hadir sebagai sosok yang mengandung, melahirkan, menyusui, merawat, membesarkan, dan mendidik anak-anaknya dengan pengorbanan yang sering kali tak terhitung nilainya.

Seorang ibu rela mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, bahkan perasaannya demi kepentingan anak-anaknya. Semua dilakukan dengan kasih sayang yang tulus, tanpa pamrih, dan dengan harapan sederhana: agar anak-anaknya tumbuh sehat, bahagia, serta mampu menjalani hidup dengan baik, bahkan menjadi pribadi yang bermanfaat dan bermartabat.

Dalam ajaran Islam, kedudukan ibu ditempatkan pada posisi yang sangat mulia. Hal ini tercermin dari penegasan Nabi Muhammad SAW ketika menjawab pertanyaan tentang siapa yang paling berhak diperlakukan dengan baik. Jawaban “ibumu” diulang hingga tiga kali sebelum menyebut ayah. Penegasan ini bukan sekadar ungkapan emosional, melainkan pesan moral dan spiritual yang menempatkan ibu sebagai sosok utama yang harus dihormati dan dibalas jasanya.

Makna kemuliaan ibu juga ditegaskan melalui perumpamaan bahwa surga berada di bawah telapak kaki ibu. Ungkapan ini mengandung pesan mendalam tentang kewajiban anak untuk bersyukur, menghormati, dan berbakti kepada ibu sebagai jalan menuju keselamatan dan kebahagiaan hidup, baik di dunia maupun di akhirat.

Sebaliknya, durhaka kepada ibu dan orang tua dipandang sebagai pelanggaran serius dalam Islam. Anak yang menyakiti hati ibu bukan hanya akan menuai celaan sosial, tetapi juga menanggung dosa besar karena mengabaikan perintah Allah untuk berbakti kepada kedua orang tua. Sikap durhaka mencerminkan ketidakmampuan bersyukur dan ketidakpekaan terhadap jasa besar yang telah diberikan tanpa syarat.

Dalam keyakinan Islam, murka orang tua—terutama ibu—berkaitan erat dengan murka Allah SWT. Selama seorang anak belum meminta maaf atau belum mendapatkan maaf dari ibunya, maka hidupnya berada dalam ancaman kehilangan keberkahan dan pertolongan Ilahi. Konsekuensi spiritual ini menjadi peringatan serius agar setiap anak tidak menunda untuk memperbaiki hubungan dengan orang tuanya.

Oleh karena itu, Hari Ibu seharusnya menjadi pengingat kolektif bahwa berbakti kepada ibu dan bapak tidak cukup dilakukan dalam satu hari peringatan. Bakti dan rasa syukur harus diwujudkan secara konsisten dalam sikap, ucapan, dan tindakan sehari-hari. Dengan demikian, kehidupan diharapkan dipenuhi keberkahan, pertolongan, dan ridho Allah SWT.

Berbakti kepada orang tua bukan hanya kewajiban moral dan sosial, tetapi juga investasi spiritual yang menentukan arah kehidupan manusia. Momentum Hari Ibu hendaknya menjadi awal untuk memperkuat kesadaran itu, bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen sepanjang hayat. (Pengamat Sosial Ekonomi dan Keagamaan Wakil Ketua Umum MUI)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)