Sempat Ditentang Warga, Kini Sukses Beternak Bebek Hibrida di Tengah Perkotaan
Mahmuda attar hussein
Ahad, 19 September 2021 - 09:00 WIB
Ilustrasi beternak bebek hibrida. Foto: Langit7/Istock
Seiring waktu, minat masyarakat atas bebek pedaging di pasaran terus meningkat. Saat ini produk olahan makanan dari bebek pedaging yang beragam juga mengalami peningkatan permintaan masyarakat.
Seperti bebek panggang, bebek penyet, bebek goreng, bebek madura, dan produk olahan bebek lainnya yang biasa disandingkan dengan beragam jenis sambal.
Melihat adanya potensi yang menjanjikan membuat muslim asal Tangerang Selatan, Muhamad Syaugi ini tertarik untuk terjun menjadi peternak bebek pedaging.
Menurutnya, selama kebutuhan makan dari setiap masyarakat masih ada, maka peluang bisnis di sektor pertanian dan peternakan terbilang cukup menjanjikan. Apalagi disaat pandemi ini yang banyak menyebabkan pengangguran, sehingga beternak bisa menjadi salah satu jawaban untuk tetap menjaga produktivitas.
“Kami di sini pun bisa mendapatkan keuntungan bersih hingga Rp8 juta sebulan. Jadi dengan modal awal sekitar Rp60 juta, InsyaAllah setahun sudah bisa balik modal,” katanya dikanal Youtube Agromaritim.
Baca juga:Jualan Sejak Kuliah, Brand Tas Muslimah Ini Bersaing di Pasar Internasional
Syaugi, menggunakan jenis bebek hibrida yang terbilang cukup cepat untuk dipanen. Selain itu, ia juga menerapkan konsep urban poulty farm, yang artinya beternak bebek dengan skala sedang di tengah perkotaan.
Seperti bebek panggang, bebek penyet, bebek goreng, bebek madura, dan produk olahan bebek lainnya yang biasa disandingkan dengan beragam jenis sambal.
Melihat adanya potensi yang menjanjikan membuat muslim asal Tangerang Selatan, Muhamad Syaugi ini tertarik untuk terjun menjadi peternak bebek pedaging.
Menurutnya, selama kebutuhan makan dari setiap masyarakat masih ada, maka peluang bisnis di sektor pertanian dan peternakan terbilang cukup menjanjikan. Apalagi disaat pandemi ini yang banyak menyebabkan pengangguran, sehingga beternak bisa menjadi salah satu jawaban untuk tetap menjaga produktivitas.
“Kami di sini pun bisa mendapatkan keuntungan bersih hingga Rp8 juta sebulan. Jadi dengan modal awal sekitar Rp60 juta, InsyaAllah setahun sudah bisa balik modal,” katanya dikanal Youtube Agromaritim.
Baca juga:Jualan Sejak Kuliah, Brand Tas Muslimah Ini Bersaing di Pasar Internasional
Syaugi, menggunakan jenis bebek hibrida yang terbilang cukup cepat untuk dipanen. Selain itu, ia juga menerapkan konsep urban poulty farm, yang artinya beternak bebek dengan skala sedang di tengah perkotaan.