Sarjana Ekonomi Ini Pilih Pulang Kampung Kelola Desa Wisata
Muhajirin
Ahad, 19 September 2021 - 20:20 WIB
Sugianto atau akrab disapa Ogi (kiri) bersama kawannya saat kerja bakti di desanya (foto: dok pribadi)
Meninggalkan gemerlap karir di kota besar setelah lulus kuliah, lalu pulang membangun kampung halaman bukanlah perkara mudah. Hal itu yang dilakukan oleh Sugianto, pengelola desa wisata di Desa Tetebatu di Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Sugianto atau yang akrab disapa Ogi, merupakan alumnus Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram Jurusan Pendidikan Ekonomi. Lulus dari kampusnya menyandang gelar sarjana, tak membuatnya malu pulang ke desa.
Ogi cakap melihat potensi ekonomi di balik desa wisata. Ilmu yang didapat di bangku kuliah, ia terapkan di Desa Tetebatu untuk mengembangkan potensi pariwisata di daerah tersebut.
“Siapa lagi yang diharapkan untuk bergerak? Bagaimana kemudian mengaplikasikan ilmu yang kita dapat,” kata pria yang akrab disapa Ogi itu kepada LANGIT7.ID, Ahad (19/9/2021).
Ogi melihat ladang kontribusi yang besar saat Desa Tetebatu mewakili Indonesia dalam ajang lomba Desa Wisata Terbaik (Best Tourism Village) yang diselenggarakan Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UBWTO).
Baca Juga: Mengenal Desa Tetebatu Lombok Timur, Nominator Desa Wisata Terbaik Se-Dunia
Ogi bersama teman-temannya di Badan Pengelola Desa Wisata (BPDeWi) Tetebatu, membuat paket-paket wisata untuk wisatawan. Misalnya, para wisatawan diajak keliling desa mulai dari pinggiran sawah, lalu lanjut ke Air Terjun, menikmati lanskap pegunungan, hingga ke melihat secara langsung monyet hitam di tengah hutan.
Sugianto atau yang akrab disapa Ogi, merupakan alumnus Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram Jurusan Pendidikan Ekonomi. Lulus dari kampusnya menyandang gelar sarjana, tak membuatnya malu pulang ke desa.
Ogi cakap melihat potensi ekonomi di balik desa wisata. Ilmu yang didapat di bangku kuliah, ia terapkan di Desa Tetebatu untuk mengembangkan potensi pariwisata di daerah tersebut.
“Siapa lagi yang diharapkan untuk bergerak? Bagaimana kemudian mengaplikasikan ilmu yang kita dapat,” kata pria yang akrab disapa Ogi itu kepada LANGIT7.ID, Ahad (19/9/2021).
Ogi melihat ladang kontribusi yang besar saat Desa Tetebatu mewakili Indonesia dalam ajang lomba Desa Wisata Terbaik (Best Tourism Village) yang diselenggarakan Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UBWTO).
Baca Juga: Mengenal Desa Tetebatu Lombok Timur, Nominator Desa Wisata Terbaik Se-Dunia
Ogi bersama teman-temannya di Badan Pengelola Desa Wisata (BPDeWi) Tetebatu, membuat paket-paket wisata untuk wisatawan. Misalnya, para wisatawan diajak keliling desa mulai dari pinggiran sawah, lalu lanjut ke Air Terjun, menikmati lanskap pegunungan, hingga ke melihat secara langsung monyet hitam di tengah hutan.