home global news

Arab Saudi Rasa Korea dan Jepang, Internasionalisasi Makin Tak Terbendung

Ahad, 05 Januari 2025 - 09:16 WIB
Arab Saudi Rasa Korea dan Jepang, Internasionalisasi Makin Tak Terbendung
LANGIT7.ID-Riyadh; Sejak putra mahkota Arab Saudi, Mohammed Bin Salman Al Saud (MBS), mengendalikan kekuasaan, Arab Saudi kini menjadi negara muslim yang makin terbuka.

Lihat saja, jalan-jalan di Arab Saudi tidak asing lagi dengan cita rasa internasional. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, supermarket khusus Korea dan Jepang mendadak menjadi populer, dan warga Arab setiap hari memenuhi toko toko Korea dan Jepang.

Yang paling dicari adalah mi instan dan saus gurih hingga produk perawatan kulit yang unik. Toko-toko ini menawarkan sepotong Asia Timur di jantung Arab Saudi. Kota-kota seperti Riyadh dan Alkhobar merangkul perpaduan budaya dan kuliner ini, yang menyoroti meningkatnya keinginan akan pengalaman global di antara orang-orang Saudi, yang didorong oleh pengaruh hiburan dan keinginan untuk hal-hal baru.

Budaya Korea, yang dipelopori oleh fenomena global K-pop dan K-drama, telah menggemparkan dunia, dan Arab Saudi tidak terkecuali. Bagi Fahad Al-Salmi, pemilik Japanese and Korean Mart di Riyadh, gelombang budaya ini adalah peluang bisnis yang menunggu untuk terjadi. "Keputusan kami untuk membuka supermarket Korea di Arab Saudi didorong oleh meningkatnya minat terhadap budaya Korea, khususnya melalui K-pop, K-drama, dan kuliner Korea," kata Al-Salmi kepada Arab News.

Banyak warga Saudi yang penasaran untuk mencoba cita rasa baru dan menjelajahi budaya internasional, dan Korea telah menjadi tren yang populer. Kami melihat peluang untuk memperkenalkan produk Korea yang autentik guna memenuhi permintaan tersebut dan menawarkan pengalaman unik bagi pelanggan lokal,” tambahnya.

Keingintahuan ini diwujudkan dalam perubahan gaya hidup yang nyata. Makanan ringan Korea, mi instan, dan bumbu seperti gochujang (pasta cabai Korea) dan kecap telah menjadi makanan pokok bagi banyak keluarga. Al-Salmi mengamati bahwa produk-produk ini kini mulai terintegrasi dalam makanan sehari-hari bagi banyak rumah tangga Saudi. “Dengan pengaruh hiburan Korea, banyak warga Saudi lebih terbuka untuk mencoba makanan internasional dan memasukkannya ke dalam pola makan mereka,” katanya.

Bagi Abdusalam Thodi, pemilik Kimchi Supermarket di Riyadh, inspirasi tersebut bersifat pribadi. “Saya terinspirasi oleh Korea untuk membuka supermarket Korea karena saya belajar di sana,” ungkap Thodi. “Produk terlaris kami adalah mi dan saus Korea, tetapi kami juga menawarkan berbagai macam produk budaya dan makanan khas. Kuliner dan budaya Korea berkembang pesat popularitasnya di Arab Saudi, dan kami bangga menjadi bagian dari tren yang menarik ini.”
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya