Pencak Silat Diakui sebagai Warisan Budaya Indonesia di Belanda
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 20 September 2021 - 17:41 WIB
Pengukuhan Pencak Silat sebagai Warisan Budaya Indonesia di Belanda. (Foto: Dok. KBRI Den Haag)
Seni bela diri tradisional asli Indonesia, Pencak Silat, diakui sebagai Intangible Cultural Heritage (warisan budaya takbenda) oleh Kenniscentrum Immaterieel Erefgoed Nederland/KIEN) di Belanda. Selain Pencak Silat, ada tiga warisan budaya takbenda lainnya yaitu gamelan jawa, restoran Chinese-Indonesian, dan Rijstafel.
Penandatanganan dilakukan di sela-sela pembukaan latihan bersama Federasi Pencak Silat Belanda (Nederlandse Pencak Silat Federatie/NPSF) di Amersfoort, Belanda.Latihan bersama NPSF diikuti oleh lebih dari 200 pesilat dari 22 perguruan di seluruh Belanda.
Direktur Dutch Center for Intangible Cultural Heritage (Kenniscentrum Immaterieel Erefgoed Nederland/KIEN), Marco van Baalen, mengatakan bahwa pengajuan Pencak Silat untuk diinventarisasi sebagai warisan budaya di Belanda, disampaikan langsung oleh NPSF.
Baca juga:Indonesia-Turki Jalin Komunikasi di Sela-Sela Sidang PBB, Ini Pembahasannya
"Berdasarkan pengajuan dari komunitas (NPSF) tersebut, kami melakukan riset mengenai Pencak Silat dan mendapatkan Pencak Silat sebagai shared intangible cultural heritage di Belanda yang terkait dengan Indonesia," kata Marco seperti dikutip Senin (20/9).
Presiden NPSF, Olivier Blancquaert, menjelaskan bahwa pihaknya mengajukan pendaftaran Pencak Silat sebagai warisan budaya mengingat Pencak Silat tidak hanya sebagai olahraga, tapi juga warisan budaya Indonesia yang sejak dulu ada di Belanda.
"Dengan pengakuan ini, Pencak Silat dapat semakin luas dipromosikan di Belanda. Kita harap Pencak Silat dapat diusulkan untuk menjadi bagian dari kurikulum di sekolah atau universitas di Belanda," ujarnya.
Penandatanganan dilakukan di sela-sela pembukaan latihan bersama Federasi Pencak Silat Belanda (Nederlandse Pencak Silat Federatie/NPSF) di Amersfoort, Belanda.Latihan bersama NPSF diikuti oleh lebih dari 200 pesilat dari 22 perguruan di seluruh Belanda.
Direktur Dutch Center for Intangible Cultural Heritage (Kenniscentrum Immaterieel Erefgoed Nederland/KIEN), Marco van Baalen, mengatakan bahwa pengajuan Pencak Silat untuk diinventarisasi sebagai warisan budaya di Belanda, disampaikan langsung oleh NPSF.
Baca juga:Indonesia-Turki Jalin Komunikasi di Sela-Sela Sidang PBB, Ini Pembahasannya
"Berdasarkan pengajuan dari komunitas (NPSF) tersebut, kami melakukan riset mengenai Pencak Silat dan mendapatkan Pencak Silat sebagai shared intangible cultural heritage di Belanda yang terkait dengan Indonesia," kata Marco seperti dikutip Senin (20/9).
Presiden NPSF, Olivier Blancquaert, menjelaskan bahwa pihaknya mengajukan pendaftaran Pencak Silat sebagai warisan budaya mengingat Pencak Silat tidak hanya sebagai olahraga, tapi juga warisan budaya Indonesia yang sejak dulu ada di Belanda.
"Dengan pengakuan ini, Pencak Silat dapat semakin luas dipromosikan di Belanda. Kita harap Pencak Silat dapat diusulkan untuk menjadi bagian dari kurikulum di sekolah atau universitas di Belanda," ujarnya.