Profil Ponpes Tegalrejo Magelang, Awalnya Tak Memiliki Nama
Haris budiman
Selasa, 14 Januari 2025 - 15:06 WIB
Aktivitas di Ponpes API Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah. (kredit foto: syubbanulwathon)
LANGIT7.ID-Salah satu pondok pesantren terkenal di wilayah Jawa Tengah adalah Ponpes Tegalrejo atau dikenal Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrejo.
Berdiri pada 15 September 1944, usia pondok kini sudah 81 tahun. API Tegalrejo didirikan KH. Chudlori, seorang ulama yang juga berasal dari Desa Tegalrejo.
Beliau adalah menantu dari Mbah Dalhar (KH. Nahrowi), pengasuh Pondok Pesantren Darus Salam Watucongol, Muntilan, Magelang.
Saat awal-awal berdirinya, KH Chudlori sama sekali tak memberikan nama pesantren, sebagaimana ponpes lain.
Baru setelah berkali-kali mendapatkan saran dan usulan dari rekan seperjuangannya pada tahun 1947, ditetapkanlah nama Asrama Perguruan Islam (API).
Nama ini ditentukannya sendiri yang tentunya merupakan hasil dari shalat istikharah. Dengan lahirnya nama Asrama Perguruan Islam, beliau berharap agar para santrinya kelak di masyarakat mampu dan mau menjadi guru yang mengajarkan danmengembangkan syariat-syariat Islam.
Awalnya mendapat pertentangan
Berdiri pada 15 September 1944, usia pondok kini sudah 81 tahun. API Tegalrejo didirikan KH. Chudlori, seorang ulama yang juga berasal dari Desa Tegalrejo.
Beliau adalah menantu dari Mbah Dalhar (KH. Nahrowi), pengasuh Pondok Pesantren Darus Salam Watucongol, Muntilan, Magelang.
Saat awal-awal berdirinya, KH Chudlori sama sekali tak memberikan nama pesantren, sebagaimana ponpes lain.
Baru setelah berkali-kali mendapatkan saran dan usulan dari rekan seperjuangannya pada tahun 1947, ditetapkanlah nama Asrama Perguruan Islam (API).
Nama ini ditentukannya sendiri yang tentunya merupakan hasil dari shalat istikharah. Dengan lahirnya nama Asrama Perguruan Islam, beliau berharap agar para santrinya kelak di masyarakat mampu dan mau menjadi guru yang mengajarkan danmengembangkan syariat-syariat Islam.
Awalnya mendapat pertentangan