Kisah Saudah binti Zam'ah: Istri Nabi yang Panjang Tangannya
Miftah yusufpati
Sabtu, 25 Januari 2025 - 05:15 WIB
Pernikahan Nabi SAW dengan Saudah dilaksanakan pada bulan Ramadan tahun kesepuluh kenabian.Ilustrasi: Ist
LANGIT7.ID--SETELAH wafatnya Abu Thalib (paman nabi) lalu disusul Sang Istri Siti Khadijah, Rasulullah SAW dilanda kesedihan mendalam. Betapa tidak, keduanya merupakan orang yang dekat dan dicintai Rasulullah. Setelah meninggalnya Khadijah, Rasulullah tidak menikah selama satu tahun.
Dalam buku "Sejarah Hidup Muhammad" Muhammad Husain Haekalmengisahkan, selama 28 tahun Nabi hanya beristerikan Siti Khadijah seorang, tiada yang lain.
Kondisi yang dialami Rasulullah membuat para sahabatnya turut sedih sehingga Khaulah binti Hakim yang tak lain istri Utsman bin Maz'un diutus menemui Rasulullah.
Khaulah merupakan salah satu perempuan mukmin dan salehah. Setelah bertemu dengan Rasulullah, Khaulah menyampaikan kesedihannya atas meninggalnya Siti Khadijah.
Dia pun menanyakan kepada Rasulullah alasan belum menikah lagi. Rasulullah menjawab, "Apakah ada seseorang setelah saya setelah Khadijah?" kata Rasulullah.
Baca juga: Kisah Mariyah Al-Qibthiyah: Istri Nabi yang Pada Awalnya Beragama Nasrani
Mendengar pernyataan Rasulullah tersebut, Khaulah lalu menawarkan Saudah binti Zam'ah, perempuan yang lebih tua dari Rasulullah. Rasulullah kemudian berkata, "Baiklah, pinanglah dirinya buatku!"
Dalam buku "Sejarah Hidup Muhammad" Muhammad Husain Haekalmengisahkan, selama 28 tahun Nabi hanya beristerikan Siti Khadijah seorang, tiada yang lain.
Kondisi yang dialami Rasulullah membuat para sahabatnya turut sedih sehingga Khaulah binti Hakim yang tak lain istri Utsman bin Maz'un diutus menemui Rasulullah.
Khaulah merupakan salah satu perempuan mukmin dan salehah. Setelah bertemu dengan Rasulullah, Khaulah menyampaikan kesedihannya atas meninggalnya Siti Khadijah.
Dia pun menanyakan kepada Rasulullah alasan belum menikah lagi. Rasulullah menjawab, "Apakah ada seseorang setelah saya setelah Khadijah?" kata Rasulullah.
Baca juga: Kisah Mariyah Al-Qibthiyah: Istri Nabi yang Pada Awalnya Beragama Nasrani
Mendengar pernyataan Rasulullah tersebut, Khaulah lalu menawarkan Saudah binti Zam'ah, perempuan yang lebih tua dari Rasulullah. Rasulullah kemudian berkata, "Baiklah, pinanglah dirinya buatku!"