Kebijakan Mengejutkan! Jakarta Pangkas 50% Anggaran Dinas, Rp175 Miliar Dihemat
Tim langit 7
Ahad, 26 Januari 2025 - 14:09 WIB
Kebijakan Mengejutkan! Jakarta Pangkas 50% Anggaran Dinas, Rp175 Miliar Dihemat
LANGIT7.ID-Jakarta; Pemprov DKI Jakarta akan menghemat Rp175 miliar dari pemangkasan 50 persen anggaran perjalanan dinas di tahun 2025. Kepala BPKD Jakarta Michael Rolandi Cesnanta Brata menyebut angka ini berasal dari alokasi awal Rp350 miliar untuk pos perjalanan dinas.
Efisiensi anggaran ini merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 yang akan dituangkan dalam Instruksi Gubernur pekan depan. Selain perjalanan dinas, pos belanja makanan-minuman juga akan dipangkas 50 persen, meliputi konsumsi kegiatan lapangan, jamuan tamu, dan rapat.
Setiap OPD diminta lebih selektif dalam melaksanakan kegiatan seremonial, kajian, studi banding, hingga seminar. Penyesuaian juga dilakukan untuk belanja pendukung seperti sewa hotel, mobil, operasional kantor, dan pemeliharaan.
Saat ini seluruh SKPD/UKPD sedang melakukan identifikasi pos-pos anggaran lain yang dapat diefisienkan, termasuk pemberian hibah langsung dalam bentuk barang, uang, maupun jasa kepada kementerian/lembaga. "Pemprov Jakarta juga akan melakukan penyesuaian untuk belanja APBD tahun 2025 dari Dana Transfer ke Daerah," kata Michael dikutip Minggu (26/1/2025).
Kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya efisiensi dan pemotongan anggaran untuk hal-hal yang tidak esensial, seperti disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna, Rabu (22/1).
Efisiensi anggaran ini merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 yang akan dituangkan dalam Instruksi Gubernur pekan depan. Selain perjalanan dinas, pos belanja makanan-minuman juga akan dipangkas 50 persen, meliputi konsumsi kegiatan lapangan, jamuan tamu, dan rapat.
Setiap OPD diminta lebih selektif dalam melaksanakan kegiatan seremonial, kajian, studi banding, hingga seminar. Penyesuaian juga dilakukan untuk belanja pendukung seperti sewa hotel, mobil, operasional kantor, dan pemeliharaan.
Saat ini seluruh SKPD/UKPD sedang melakukan identifikasi pos-pos anggaran lain yang dapat diefisienkan, termasuk pemberian hibah langsung dalam bentuk barang, uang, maupun jasa kepada kementerian/lembaga. "Pemprov Jakarta juga akan melakukan penyesuaian untuk belanja APBD tahun 2025 dari Dana Transfer ke Daerah," kata Michael dikutip Minggu (26/1/2025).
Kebijakan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya efisiensi dan pemotongan anggaran untuk hal-hal yang tidak esensial, seperti disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna, Rabu (22/1).
(lam)