Menag: Pesan Penting Isra Mi'raj, Tegakkan Shalat
Esti setiyowati
Senin, 27 Januari 2025 - 14:22 WIB
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar. Foto: Infopublik.
Umat Islam di seluruh dunia memperingati Isra Miraj setiap 27 Rajab dalam kalender Hijriah. Peristiwa Isra Miraj adalah sebuah perjalanan spiritual monumental Nabi Muhammad SAW yang menjadi titik balik dalam sejarah dakwah Islam.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pesan terpenting dari Isra Miraj adalah menegakkan salat, yang menjadi "oleh-oleh" utama Rasulullah saw dari peristiwa suci tersebut.
Baca juga: 5 Hikmah Terbesar dari Isra Mi'raj Nabi Muhammad saw, Bukti Surga Neraka itu Nyata
"Isra Mikraj adalah perjalanan spiritual luar biasa yang menjadi puncak hubungan seorang hamba (al-abd) dengan Sang Pencipta (al-Khalik) menuju kesempurnaan ruhani (insan kamil). Pesan utama dari peristiwa ini adalah shalat, yang juga disebut Rasulullah sebagai Mi’rajnya orang mukmin," ujar Menag Nasaruddin Umar dalam siaran persnya di Jakarta, dikutip Senin (27/1/2025).
Pesan Shalat dalam Kehidupan
Menag mengajak umat Islam untuk menjadikan shalat sebagai fondasi spiritualitas dan pilar kehidupan beragama.
"Shalat tidak hanya mencerminkan hubungan vertikal dengan Allah SWT, tetapi juga membawa pesan horizontal, yaitu tentang pentingnya menebar kedamaian dan keselamatan," terang Nasaruddin Umar.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pesan terpenting dari Isra Miraj adalah menegakkan salat, yang menjadi "oleh-oleh" utama Rasulullah saw dari peristiwa suci tersebut.
Baca juga: 5 Hikmah Terbesar dari Isra Mi'raj Nabi Muhammad saw, Bukti Surga Neraka itu Nyata
"Isra Mikraj adalah perjalanan spiritual luar biasa yang menjadi puncak hubungan seorang hamba (al-abd) dengan Sang Pencipta (al-Khalik) menuju kesempurnaan ruhani (insan kamil). Pesan utama dari peristiwa ini adalah shalat, yang juga disebut Rasulullah sebagai Mi’rajnya orang mukmin," ujar Menag Nasaruddin Umar dalam siaran persnya di Jakarta, dikutip Senin (27/1/2025).
Pesan Shalat dalam Kehidupan
Menag mengajak umat Islam untuk menjadikan shalat sebagai fondasi spiritualitas dan pilar kehidupan beragama.
"Shalat tidak hanya mencerminkan hubungan vertikal dengan Allah SWT, tetapi juga membawa pesan horizontal, yaitu tentang pentingnya menebar kedamaian dan keselamatan," terang Nasaruddin Umar.